Berdosakah Jika Tidak Mau Menikah? – Syaikh Shalih al-Fauzan #NasehatUlama

Menikah adalah di antara syariat Islam yang mulia. Sehingga di balik sebuah pernikahan terdapat manfaat yang sangat besar. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk segera menikah ketika sudah memiliki kemampuan.

Dari Mesir, penanya berkata, “Wahai Syeikh, apakah seorang pemudi atau pemuda berdosa apabila dia bertekad untuk tidak menikah?”
Ya, dia berdosa apabila dia sebenarnya khawatir terjatuh dalam fitnah, maka sungguh dia wajib untuk menikah,
agar dia tidak terjatuh dalam fitnah. Adapun apabila dia tidak khawatir dirinya terjatuh dalam fitnah,
maka menikah baginya hanya mustahab (sunah) saja.
Apabila dalam dirinya ada syahwat namun dia tidak khawatir terjerumus ke dalam fitnah,
maka menikah baginya hanya mustahab (sunah) hukumnya.
Namun tidak ada seorang pun yang aman dari fitnah!
Jadi, bagaimana pun keadaannya, selagi seseorang mampu menikah hendaknya dia menikah!
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai para pemuda, siapa di antara kalian sudah mampu, maka menikahlah! …
… Karena itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barangsiapa belum mampu maka hendaknya dia berpuasa, …
…karena puasa bisa meredakan syahwat.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Dan Allah Jalla wa ‘Ala juga berfirman, “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kalian, …
… dan juga orang-orang yang shaleh dari kalangan budak-budak kalian yang laki-laki dan yang wanita. …
… Jika mereka miskin, Allah yang akan mencukupi mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur: 32)
Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian dirinya, …
… hingga Allah memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.” (QS. An-Nur: 33)
Baiklah, semoga Allah limpahkan kebaikan untuk Anda.

***

مِنْ مِصْرَ سَائِلٌ يَقُولُ يَا شَيْخُ هَلْ تَأْثَمُ الْفَتَاةُ أَوِ الْفَتَى إِذَا قَرَّرَ عَدَمَ الزَّوَاجِ؟
نَعَمْ يَأْثَمُ إِذَا كَانَ عَلَيْهِ خَوْفٌ مِنَ الْفِتْنَةِ فَإِنَّهُ يَجِبُ عَلَيْهِ الزَّوَاجُ
لِأَجْلِ لَا يَقَعُ فِي الْفِتْنَةِ أَمَّا إِذَا كَانَ لَا يَخَافُ عَلَى نَفْسِهِ مِنَ الْفِتْنَةِ
فَالزَّوَاجُ فِي حَقِّهِ مُسْتَحَبٌّ
إِذَا كَانَ عِنْدَهُ شَهْوَةٌ لَكِنْ لَا يَخْشَى عَلَى نَفْسِهِ مِنَ الْفِتْنَةِ
فَهُوَ الزَّوَاجُ فِي حَقِّهِ مُسْتَحَبٌّ
وَلَكِنْ لَا أَحَدَ يَأْمَنُ مِنَ الْفِتْنَةِ
فَعَلَى كُلِّ حَالٍ الزَّوَاجُ مَا دَامَ يَسْتَطِيعُ فَإِنَّهُ يَتَزَوَّجُ
قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ
فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ
فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
وَاللهُ جَلَّ وَعَلَا قَالَ وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ
وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ
إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ ۗ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ – النُّورُ الآيَةُ 32
وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِينَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا
حَتَّىٰ يُغْنِيَهُمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ – النُّورُ الآيَةُ 33
نَعَمْ أَحْسَنَ اللهُ إِلَيْكُمْ