Setiap wanita muslimah perlu membekali diri dengan ilmu fikih, terlebih lagi yang berkaitan dengan masalah haid. Karena setelah suci dari haid, ia kembali diwajibkan melaksanakan ibadah-ibadah fardu, salah satu contohnya salat lima waktu. Akan tetapi, tidak jarang timbul keraguan lantaran darah keluar lagi beberapa hari setelah haid berhenti.

Saya punya satu permasalahan yang sangat penting yang harus kita ketahui.
Jika kita memahami permasalahan ini, akan terselesaikan sebuah permasalahan besar dalam bab ini, yakni seluruh permasalahan yang berkaitan dengan topik ini.|
Kita harus mengetahui bahwa kaum wanita, dalam bab al-ḥaiḍ (haid), terbagi menjadi dua jenis sifat. Jika kita memahami dua sifat ini, baik dari sisi keberadaan atau ketiadaannya, kita akan memahami letak perbedaan pendapat dalam permasalahan ini. Kita katakan bahwa seorang wanita dalam masalah ini terbagi dua:
[1] mumayyizah (wanita yang dapat membedakan darah haid dari selainnya),
[2] mu‘taadah (wanita yang memiliki kebiasaan haid tertentu).
Jadi, kita memiliki pembagian dua sifat:
[1] sifat at-tamyīz (kemampuan untuk membedakan),
[2] sifat al-‘ādah (kebiasaan).
Perlu dicatat, at-tamyīz di sini bukanlah tamyīz al-ahliyyah. Tamyīz al-ahliyyah berarti usia anak telah mencapai 6 atau 7 tahun. Yang dimaksud di sini adalah tamyīz yang berbeda sama sekali. Tamyīz dalam konteks ini adalah kemampuan wanita membedakan darah haid dari darah lainnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menunjukkan hal ini ketika beliau bersabda:
“Sesungguhnya darah haid itu adalah darah hitam ya’rif.”
Sebagian ulama penjelas hadis mengatakan: yu‘raf. Sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya darah haid itu adalah darah yang hitam,” menunjukkan bahwa tanda pertama dari tamyīz adalah warna, yaitu warna kehitaman. Saya akan membahasnya sebentar lagi secara singkat.
Sabda beliau: ya’rif – berasal dari al-‘arf, yaitu dari baunya. Artinya, darah haid memiliki bau yang khas. Sifat ketiga disebutkan dalam sebagian riwayat dengan lafal yu‘rafu, yaitu dikenali dengan adanya rasa sakit yang menyertainya. Jadi, seorang wanita mengetahui apakah darah yang keluar darinya itu haid atau bukan haid, jika ia mampu membedakannya melalui salah satu dari tiga sifat ini: warna, bau, atau rasa sakit. Bisa juga ditambah sifat lain, seperti darah menggumpal atau keluarnya darah dalam jumlah banyak, meski sifat jumlah ini tergolong lemah.
Baiklah, bau dan rasa sakit ini jelas, tersisa satu sifat lagi, yaitu warna. Perhatikan baik-baik! Ini adalah perkara penting bagi siapa pun yang ingin memahami bab ini dengan benar. Warna-warna darah haid ada empat, ini pendapat yang masyhur. Sebagian ulama menjadikannya lima, enam, bahkan tujuh. Sebagian mereka memasukkan al-qaṣṣah (cairan putih di akhir haid). Namun, pendapat yang benar: al-qaṣṣah adalah tanda suci, bukan haid.
Warna-warna darah haid ada empat:
[1] hitam (merah tua),
[2] merah muda cerah,
[3] keruh (al-kudrah),
[4] kuning (aṣ-ṣufrah).
Hitam di sini bukan hitam pekat sebagaimana kita pahami, tetapi merah tua. Orang Arab biasa menyebut setiap warna gelap dengan istilah “hitam”. Karena itu, dalam hadis Musnad Imam Ahmad disebutkan tentang seseorang yang disebut rajulun aswad padahal maksudnya bukan hitam pekat. Demikian pula, yang dimaksud merah adalah merah muda cerah.
Keempat warna ini memiliki tingkatan: yang pertama lebih kuat dari kedua, yang kedua lebih kuat dari ketiga, dan yang ketiga lebih kuat dari keempat. Kekuatan di sini maksudnya bukan kuantitas, tetapi kekuatan warna. Kuantitas hanyalah pertimbangan lemah, bukan tanda utama.
Jadi, wanita mumayyizah adalah wanita yang mampu membedakan darah haid dari selainnya dengan salah satu dari tiga tanda utama: warna, bau, atau rasa sakit.
Jenis wanita kedua adalah mu‘taadah, yaitu wanita yang memiliki kebiasaan haid tetap. Wanita ini memiliki kebiasaan haid yang teratur. Ulama membaginya menjadi dua: kebiasaan waktu dan kebiasaan jumlah hari. Yang penting bagi kita adalah kebiasaan jumlah hari. Misalnya, seorang wanita berkata:
“Kebiasaan haidku tujuh hari,”
“Kebiasaan haidku enam hari,”
atau “Kebiasaan haidku lima hari.”
Maka, yang lebih kuat adalah kebiasaan berdasarkan jumlah hari, bukan waktu datangnya.

***

عِنْدِي مَسْأَلَةٌ مُهِمَّةٌ جِدًّا يَجِبُ أَنْ نَعْرِفَهَا.
إِذَا فَهِمْنَا هَذِهِ الْمَسْأَلَةَ انْحَلَّ عِنْدَنَا إِشْكَالٌ كَبِيرٌ جِدًّا، وَهِيَ كُلُّ إِشْكَالَاتِ الْبَابِ.
يَجِبُ أَنْ نَعْرِفَ أَنَّ النِّسَاءَ، فِي بَابِ الْحَيْضِ، فِيهَا وَصْفَانِ. إِذَا عَرَفْنَا هَذَيْنِ الْوَصْفَيْنِ وُجُودُهُمَا أَوِ انْعِدَامُهُمَا، عَرَفْنَا الْخِلَافَ فِي الْمَسْأَلَةِ. فَنَقُولُ: إِنَّ الْمَرْأَةَ إِمَّا أَنْ تَكُونَ مُمَيِّزَةً، أَوْ مُعْتَادَةً.
إِذَنْ عِنْدَنَا وَصْفَانِ:
[١] وَصْفُ التَّمْيِيزِ.
[٢] وَصْفُ الْعَادَةِ.
طَبْعًا التَّمْيِيزُ هُنَا غَيْرُ تَمْيِيزِ الْأَهْلِيَّةِ. تَمْيِيزُ الْأَهْلِيَّةِ هُوَ بُلُوغُ سِتٍّ أَوْ سَبْعِ سِنِينَ. هُنَا لَا، تَمْيِيزٌ آخَرُ مُخْتَلَفٌ تَمَامًا. وَالْمُرَادُ بِالتَّمْيِيزِ: أَنْ تُمَيِّزَ الْمَرْأَةُ دَمَ الْحَيْضِ مِنْ غَيْرِهِ.
وَقَدْ دَلَّ النَّبِيُّ ﷺ عَلَى ذَلِكَ حِينَ قَالَ:
«إِنَّ دَمَ الْحَيْضِ دَمٌ أَسْوَدُ يَعْرِفُ».
وَقَالَ بَعْضُ الشُّرَّاحِ: يُعْرَفُ. فَقَوْلُهُ ﷺ: «إِنَّ دَمَ الْحَيْضِ دَمٌ أَسْوَدُ» دَلَّنَا عَلَى أَنَّ أَوَّلَ عَلَامَاتِ التَّمْيِيزِ: اللَّوْنُ، وَهُوَ السَّوَادُ.
قَوْلُهُ: «يَعْرِفُ» مِنَ الْعَرْفِ وَهُوَ الرَّائِحَةُ. أَيْ أَنَّ لَهُ رَائِحَةً خَاصَّةً. وَفِي بَعْضِ الرِّوَايَاتِ: «يُعْرَفُ»، أَيْ يُعْرَفُ بِالْأَوْجَاعِ الْمُصَاحِبَةِ لَهُ.
إِذًا الْمَرْأَةُ تَعْرِفُ أَنَّ الدَّمَ الَّذِي خَرَجَ مِنْهَا هُوَ حَيْضٌ أَمْ لَيْسَ بِحَيْضٍ، إِنْ كَانَتْ مُمَيِّزَةً بِوَاحِدَةٍ مِنْ هَذِهِ الْأَوْصَافِ الثَّلَاثَةِ: اللَّوْنُ، الرَّائِحَةُ، الْأَوْجَاعُ. وَقَدْ يُضَافُ إِلَيْهَا أَوْصَافٌ أُخْرَى: مِثْلُ التَّجَلُّطِ وَالْكَثْرَةِ، وَلَكِنَّهَا ضَعِيفَةٌ.
إِذًا الْوَاضِحُ: الرَّائِحَةُ وَالْأَوْجَاعُ. وَيَبْقَى: اللَّوْنُ. وَهَذَا مَا يَجِبُ ضَبْطُهُ.
أَلْوَانُ دَمِ الْحَيْضِ أَرْبَعَةٌ: وَهُوَ الْمَشْهُورُ. وَبَعْضُ الْعُلَمَاءِ يَجْعَلُهَا خَمْسَةً أَوْ سِتَّةً أَوْ سَبْعَةً. وَيُدْخِلُ بَعْضُهُمُ الْقَصَّةَ، وَهِيَ عِنْدَ الْمَالِكِيَّةِ مِنَ الْحَيْضِ. وَالصَّحِيحُ: أَنَّهَا عَلامَةُ الطُّهْرِ.
أَلْوَانُ الْحَيْضِ الْأَرْبَعَةُ:
[١] الأَسْوَدُ (وَهُوَ الأَحْمَرُ الْقَانِي).
[٢] الأَحْمَرُ (الزُّهْرِيُّ الْفَاتِحُ).
[٣] الْكُدْرَةُ.
[٤] الصُّفْرَةُ.
الْأَسْوَدُ عِنْدَ الْعَرَبِ يُطْلَقُ عَلَى كُلِّ لَوْنٍ غَامِقٍ. وَمِنْهُ قَوْلُهُمْ فِي مُسْنَدِ أَحْمَدَ: «فَقَامَ رَجُلٌ أَسْوَدُ»، وَإِذَا هُوَ سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ.
إِذًا هَذِهِ الْأَلْوَانُ تَتَرَتَّبُ فِي الْقُوَّةِ: الْأَوَّلُ أَقْوَى مِنَ الثَّانِي، وَالثَّانِي أَقْوَى مِنَ الثَّالِثِ، وَالثَّالِثُ أَقْوَى مِنَ الرَّابِعِ. وَالْمُرَادُ بِالْقُوَّةِ: قُوَّةُ اللَّوْنِ، لَا الْكَثْرَةُ.
إِذًا الْمَرْأَةُ الْمُمَيِّزَةُ هِيَ: الَّتِي تَسْتَطِيعُ أَنْ تُمَيِّزَ دَمَ الْحَيْضِ مِنْ غَيْرِهِ بِإِحْدَى هَذِهِ الْعَلَامَاتِ الثَّلَاثِ.
أَمَّا النَّوْعُ الثَّانِي مِنَ النِّسَاءِ فَهِيَ: الْمَرْأَةُ الْمُعْتَادَةُ، الَّتِي لَهَا عَادَةٌ مُنْضَبِطَةٌ. وَقَدْ قَسَّمَهَا الْعُلَمَاءُ إِلَى: عَادَةٍ فِي الزَّمَنِ، وَعَادَةٍ فِي الْعَدَدِ. وَالْمُهِمُّ: الْعَادَةُ فِي الْعَدَدِ.
فَتَقُولُ الْمَرْأَةُ: عَادَتِي سَبْعَةُ أَيَّامٍ، أَوْ سِتَّةُ أَيَّامٍ، أَوْ خَمْسَةُ أَيَّامٍ. فَالْعِبْرَةُ بِالْعَدَدِ، لَا بِالزَّمَنِ.

*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi

Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:
/ @yufid
( / @yufid )
YUFID EDU:
/ @yufidedu
( / @yufidedu )
YUFID KIDS:
/ @yufidkids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: / yufid.tv
Instagram: / yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: / kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)