Sering kali sesuatu yang paling penting justru terabaikan, salah satu contohnya hati atau qalbu. Di dalam diri manusia, hati merupakan anggota tubuh paling paling utama. Karena kedudukan hati bagi jasad ibarat pemimpin. Jika hatinya baik maka seluruh jasadnya akan baik. Sedangkan jika hatinya rusak maka jasadnya pun rusak. Amalan hati harus mendapatkan perhatian khusus. Sebab Allah tidak memandang rupa ataupun harta yang kita miliki. Akan tetapi Dia meliah hati kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

Artinya: Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, akan tetapi Allah melihat hati dan amalan kalian. (HR. Muslim)

Kerasnya hati menunjukkan bahwa hati sedang tidak baik-baik saja. Allah subhanahu wata’alaa berfirman:

فَوَيْلٌ لِّلْقَٰسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ ٱللَّهِ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ فِى ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ

Artinya: …Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (QS. Az-Zumar: 22)

Disebutkan dalam hadis bahwa seseorang mendatangi Nabi ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam.
Orang itu mengeluhkan kerasnya hatinya.
Apa yang Nabi ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam katakan kepadanya?
Beliau ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam bersabda, “Berilah makan orang miskin
dan usaplah kepala anak yatim.” (HR. Ahmad)
Amalan ini mengandung kelembutan, kasih sayang kepada sesama manusia,
terutama kasih sayang kepada orang-orang fakir dan anak yatim, yang dapat melembutkan hati Anda.
Usaplah kepala anak yatim, sayangi dia, dan cukupi kebutuhannya,
niscaya Anda akan merasakan kebahagiaan dan kasih sayang dalam hati Anda.
Berilah juga makan orang miskin.

***

جَاءَ فِي الْحَدِيثِ أَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَشْتَكِي قَسْوَةَ قَلْبِهِ
فَمَاذَا قَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟
قَالَ أَطْعِمِ الْمِسْكِينَ
وَامْسَحْ رَأْسَ الْيَتِيمِ – رَوَاهُ أَحْمَدُ
هَذِهِ الْأَعْمَالُ الَّتِي فِيهَا رِقَّةٌ فِيهَا رَحْمَةٌ بِالنَّاسِ
رَحْمَةٌ بِالْفُقَرَاءِ بِالْيَتَامَى تُرَقِّقُ قَلْبَكَ
امْسَحْ رَأْسَ الْيَتِيمِ ارْفَقْ بِهِ اكْفُلِ الْيَتِيمَ
تَشْعُرُ بِسَعَادَةٍ وَرَحْمَةٍ فِي قَلْبِكَ
وَأَطْعِمِ الْمِسْكِينَ