Puasa Ramadhan hukumnya wajib. Apabila ada yang tidak mampu, maka diwajibkan mengqadha atau membayar fidyah. Jangan sampai kita sengaja tidak puasa Ramadhan, padahal mampu. Ngeri akibatnya. Yuk, simak nasehat Syaikh Abdullah al-Ma’yuf berikut.
Saudara-saudaraku, puasa di bulan Ramadhan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang mampu. Namun, ada sebagian orang yang sejak awal memang tidak berpuasa atau dengan mudah membatalkan puasanya hanya karena merasa sedikit berat. Ini adalah perkara yang sangat serius! Puasa Ramadhan bukan sekadar ibadah sunnah, melainkan kewajiban yang telah Allah tetapkan sebagai salah satu dari lima pilar Islam. Oleh karena itu, tidak sepatutnya seseorang meremehkan kewajiban ini atau menggampangkannya tanpa alasan yang dibenarkan.
Islam telah menetapkan bahwa siapa pun yang meninggalkan puasa Ramadhan tanpa uzur syar’i wajib mengqadha puasanya dan bertobat dengan sungguh-sungguh kepada Allah. Bahkan, ada ulama yang menyatakan bahwa jika seseorang sengaja tidak berpuasa, meskipun ia menggantinya dengan puasa selama setahun penuh, hal itu tidak akan dapat mengganti puasanya di bulan Ramadhan. Ini menunjukkan betapa beratnya konsekuensi dari meninggalkan puasa tanpa alasan yang benar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami betapa besar kewajiban ini dan tidak menganggapnya remeh.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan secara makna, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang tidak berpuasa pada bulan Ramadhan dengan sengaja tanpa uzur atau sakit, maka puasa setahun penuh tidak dapat menggantinya, meskipun ia tetap berpuasa.” Meskipun hadis ini dinilai dhaif oleh Syaikh Bin Baz, mayoritas ulama berpendapat bahwa seseorang yang meninggalkan puasa wajib mengqadhanya. Selain itu, ia harus bertobat dengan sepenuh hati dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi di masa depan.
Lebih dari itu, terdapat peringatan keras bagi mereka yang sengaja berbuka sebelum waktunya. Dalam riwayat an-Nasa’i, disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bermimpi melihat orang-orang yang digantung dengan tumit mereka dan sudut mulut mereka robek hingga mengucurkan darah. Ketika beliau bertanya siapa mereka, dijawab bahwa mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum waktunya. Ini adalah gambaran yang sangat mengerikan dan menunjukkan bahwa meninggalkan puasa tanpa uzur syar’i bisa mendatangkan azab yang pedih. Semoga Allah melindungi kita dari hal tersebut.
Kita harus menyadari pentingnya mengedukasi generasi muda tentang kewajiban puasa dan bahayanya meninggalkan ibadah ini tanpa alasan yang benar. Meskipun fenomena meninggalkan puasa mungkin tidak begitu banyak terjadi di lingkungan kita, kita tetap harus waspada dan memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak kita. Mereka harus dibimbing agar memahami bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bentuk ketaatan dan pengendalian diri yang akan membentuk karakter serta ketakwaan kepada Allah.
Di era digital saat ini, di mana teknologi memungkinkan siapa saja mengakses berbagai hal hanya dengan genggaman tangan, kesadaran akan pengawasan Allah menjadi lebih penting dari sebelumnya. Seorang anak bisa menyendiri di kamarnya dengan gadgetnya, menjelajahi dunia tanpa batas. Tidak ada yang bisa mengawasinya secara terus-menerus, kecuali Allah. Oleh karena itu, kita harus menanamkan kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi setiap perbuatan kita. Jangan pernah merasa benar-benar sendirian, karena Allah Maha Melihat dan tidak ada satu pun yang luput dari pengawasan-Nya. Dengan demikian, semoga kita semua dapat menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan dan memperoleh keberkahan dari-Nya. Aamiin.
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
/ @yufid
( / @yufid )
YUFID EDU:
/ @yufidedu
( / @yufidedu )
YUFID KIDS:
/ @yufidkids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: / yufid.tv
Instagram: / yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: / kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)














