Seorang mahasiswi bertanya, “Assalamu’alaikum ustadz, saya seorang akhwat, saya sempat dekat dengan ikhwan dalam artian sering berkomunikasi secara tidak langsung lewat SMS atau chatting, karena kita ada di kota yang berbeda. Namun tidak lama kemudian, alhamdulillah kita sama-sama sadar kalau itu tidak baik karena mungkin memang teguran Allah, dan beberapa kajian yang kita ikuti. Dan akhirnya kita sepakat untuk mengakhiri komunikasi yang intens itu. Padahal, kita berniat serius menjalin hubungan yang halal, tapi kita sadar kita belum mampu untuk menuju jenjang pernikahan saat ini karena kita masih sama-sama kuliah. Dan hingga sekarang kita masih berkomunikasi hanya untuk menjaga silaturrahmi. Jujur, saya masih berharap dengan ikhwan itu, dan saya perhatikan dia juga demikian. Persoalannya hanya kita rasa belum mampu, bagaimana solusi dari ustadz untuk menepis kegalauan yang masih sering muncul karena hal itu dan apa yang seharusnya saya lakukan selama menunggu kita benar-benar mampu. Jazakallahu khaira atas penjelasannya. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Temukan jawaban pertanyaan di atas pada video tanya jawab agama Islam bersama Ustadz Abdullah Taslim, M.A. berikut ini, semoga bermanfaat.