Sudahkah Anda Beriman? – Ustadz Muflih Safitra

Syahadat tauhid dan makna syahadat yang benar akan Anda simak bersama salah seorang pemateri (yakni Ustadz Muflih Safitra) selama beberapa menit ke depan. Yang mana beliau akan mengetengahkan bahasan rukun syahadat, bunyi syahadat, dan yang membatalkan syahadat dalam tema yang terangkai apik: “Sudahkah Anda Beriman?”

Sudah maklum bahwa laa ilaaha illallah artinya laa ma’buda bihaqqin illallah dan tentunya makna dua kalimat syahadat akan terwujud dengan baik, saat pengucapnya mengetahui konsekuensi yang ia ucapkan. Oleh karena itu, orang musyrik zaman dahulu mengetahui hal ini, mereka tidak mau bersyahadat. Lihatlah akhir yang menyapa paman Rasulullah yaitu Abu Thalib, karena rasa tidak enaknya kepada teman-temannya, maka ia terjerumus ke dalam kesesatan. Teman yang baik menurut Islam ialah yang mampu mengajak ke Surga, dan hal ini populer penyebutannya dalam hadits tentang teman yang baik. Dengan sebab ini pula (kematian Abu Thalib di atas kesyirikan) menjadi bagian bab dalam Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad At-Tamimy yang mengupas lebih detail perihal hidayah Islam.

Urgensi syahadatain dewasa ini sudah mencapai puncaknya, tidak perlu ditunda lagi, harus semakin digalakkan ceramah-ceramah tentang tauhid, karena bendera kesyirikan terus menjulang dari masa ke masa. Pengenalan seseorang terhadap makna syahadat tauhid akan mengantarkannya kepada pemahaman yang baik. Pemateri sedikit menyinggung tentang banyaknya orang yang masuk Islam. Mereka disebut Mualaf. Mualaf adalah orang yang baru saja masuk Islam. Cara masuk Islam begitu mudahnya (simak dalam menit2 akhir). Rukun Islam ada berapa? Maka jawablah bahwa rukun Islam ada 5 (rukun Islam 5 perkara: syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji). Sedangkan pengertian Iman kepada Allah, biasanya digandengkan penjabarannya dalam bahasan konsekuensi syahadat yang harus diketahui oleh setiap muslim. Mari amalkan syahadat kita, agar tidak berhenti di lisan semata.