Taat pada Suami yang Pemarah – Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. – 5 Menit yang Menginspirasi

Membaca hadits tentang marah membuahkan ilmu yang bermanfaat, seorang muslim yang baik ialah yang mampu menahan amarahnya. Oleh karena itu adanya petunjuk doa ketika marah: “Audzubillahiminassyaithoonirrajiim.”

Dan bagi Anda para istri, tentunya punya pengalaman tersendiri perihal suami pemarah. Marah adalah emosi yang meledak karena suatu hal, bisa berupa kebaikan (marah karena agama, maka ini diwajibkan. Seperti melihat wanita yang tidak menutup aurat saat keluar rumah, sebab hakekatnya wanita baligh yang tidak sempurna menutup hijab, ia tengah menistakan agama, yaitu ayat tentang wajibnya berjilbab) atau marah karena hal dunia (seperti beras habis, uang sedikit, dsb), maka yang seperti ini semestinya ditahan. Dan ingatlah akan hadits yang berbunyi, “Laa taghdhab (janganlah engkau marah).”

Taat pada suami yang pemarah apa bisa? Ustadz Firanda Andirja menyampaikan doa untuk suami pemarah dan tips berupa cara menghadapi suami pemarah. Pemarah dalam Islam disifatkan dengan kejelekan, sebab ia mampu mengantarkan seseorang kepada hilangnya kesadaran. Seorang Istri shaleha dituntut untuk mengetahui cara menyejukkan hati suami pemarah. Pemarah menurut Islam sebagaimana jawaban di muka (tergantung karena agama atau dunia, maka beda hukumnya).

Mari kita runut penyebab marah atau cara mengatasi marah yang elegan, menelisik sikap Rasulullah ketika istrinya marah dalam sirah nabawiyah, mengetahui cara menahan emosi terhadap pasangan, mengurai tanya jawab masalah rumah tangga, memahami solusi rumah tangga sering bertengkar, menuai faidah solusi rumah tangga bermasalah, semuanya dapat Anda simak dalam video bertemakan marah ini. Barakallahu fikum.