Waktu Lebih Mahal daripada Emas – Syaikh Bin Baz #NasehatUlama

Waktu adalah nikmat yang sangat besar. Karena waktu merupakan kesempatan untuk melakukan ketaatan kepada Allah subhanahu wata’alaa. Maka selagi kita memiliki waktu (umur) mestinya memanfaatkannya dengan sebaik mungkin untuk menjalankan amal-amal shaleh.

Sebagian orang berkata,
“Waktu adalah emas.”
Namun pada hakikatnya, waktu lebih berharga daripada emas.
Karena emas mungkin saja tidak dibutuhkan,
namun waktu selalu dibutuhkan.
Bahkan ia adalah jalan…
menuju segala yang dapat mendatangkan keridhaan Allah dan mendekatkan kepada-Nya.
Ia adalah ruang bagimu -wahai hamba Allah- untuk kamu tempatkan padanya…
kebaikan dan keburukan.
Maka selayaknya bagimu
untuk membersihkan ruangan itu
dan tidak menyimpan sesuatu di dalamnya kecuali yang bermanfaat bagimu.
Siang dan malam adalah dua kendaraan
dan dua tempat penyimpanan.
Di dalamnya tersimpan kebaikan dan keburukan.
Dan siang dan malam itu mengantarkan seorang hamba kepada akhir hidup.
Maka seorang hamba sudah seharusnya
untuk menjaga dan memelihara keduanya.
serta tidak menyimpan di dalam siang dan malam itu, kecuali apa yang bermanfaat baginya…
baik itu berupa perkataan atau perbuatan.

***

يَقُولُ بَعْضُ النَّاسِ
إِنَّ الْوَقْتَ مِنَ الذَّهَبِ
وَلَكِنَّ الْحَقِيقَةَ إِنَّهُ أَعَزُّ مِنَ الذَّهَبِ
فَالذَّهَبُ قَدْ يُسْتَغْنَى عَنْهُ
وَلَكِنَّ الْوَقْتَ لَا يُسْتَغْنَى عَنْهُ
بَلْ هُوَ السَّبِيلُ وَالطَّرِيقُ
إِلَى كُلِّ مَا يُرْضِي اللهَ وَيُقَرِّبُ لَدَيْهِ
وَهُو ظَرْفٌ لَكَ فِيهِ يَا عَبْدَ اللهِ مَا جَعَلْتَ فِيهِ
مِنْ خَيْرٍ وَشَرٍّ
فَجَدِيْرٌ بِكَ
أَنْ تُنَظِّفَ هَذَا الظَّرْفَ
وَأَلَّا تَخْزِنَ فِيهِ إِلَّا مَا يَنْفَعُكَ
فَاللَّيْلُ وَالنَّهَارُ مَطِيَّتَانِ
وَخِزَانَتَانِ
يُخْزَنُ فِيهِمَا الْخَيْرُ وَالشَّرُّ
وَيُوْصِلَانِ الْعَبْدَ إِلَى النِّهَايَةِ
فَجَدِيرٌ بِهِ
أَنْ يَصُوْنَهُمَا وَأَنْ يَحْفَظَهُمَا
وَأَنْ لَا يَخْزِنَ فِيهِمَا إِلَّا مَا يَنْفَعُهُ
مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ