Seorang muslim diperintahkan untuk berhias dengan akhlak-akhlak yang mulia. Sebaliknya kita diperingatkan akan bahaya memiliki sifat-sifat tercela. Di antara sifat tercela yang harus kita jauhi yaitu sifat sombong. Apa akibat sifat sombong?
Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Tidak akan masuk surga, orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan seberat biji sawi.
Dan dalam riwayat lain, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan seberat semut kecil.”
… seberat semut kecil kesombongan.
Maka dari itu, Allah berkata kepada Iblis, “Turunlah dari surga!”
Kesombongan, kebebalan, dan lainnya hanya ada di bumi.
Sedangkan di surga tidak ada kesombongan sama sekali.
Allah berfirman, “Turunlah kamu dari surga itu, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya …” (QS. Al-A’raf: 13)
Di surga tidak ada kesombongan sama sekali.
Surga tidak akan dimasuki orang yang sombong, jika kita katakan bahwa makna “Turunlah kamu darinya!” yakni dari surga.
Surga sama sekali tidak akan dimasuki oleh orang yang sombong.
Allah berfirman, “Turunlah kamu dari surga itu, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya …” (QS. Al-A’raf: 13)
***
وَلِذَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ كِبْرٍ
وَفِي رِوَايَةٍ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
وَلِذَا قَالَ لَهُ فَاهْبِطْ مِنْهَا
الْكِبْرُ وَالْعِنَادُ وَ.. هَذَا فِي الأَرْضِ
الْجَنَّةُ مَا فِيهَا كِبْرٌ أَبَدًا
قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا
هَذِهِ مَا فِيهَا تَكَبُّرٌ أَبَدًا
الْجَنَّةُ لَا يَدْخُلُهَا مُتَكَبِّرٌ إِذَا قُلْنَا إِنَّ اِهْبِطْ مِنْهَا هِيَ الْجَنَّةُ
فَالْجَنَّةُ لَا يَدْخُلُهَا مُتَكَبِّرٌ أَبَدًا
قَال فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا














