Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Setan akan terus berusaha menggoda manusia agar menjadi pengikutnya, melakukan kemaksiatan, dan meninggalkan kewajiban. Setan memang tidak suka ketika seorang hamba berada dalam ketaatan kepada Allah subhanahu wata’alaa.

Setan tidak datang dari depan, belakang, kanan, atau kiri. Sama sekali tidak!
Namun setan menghembuskan bisikan-bisikan ke dalam dada.
Bisikan-bisikan yang ia hembuskan ke dalam dada manusia.
Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. (QS. An-Nas: 4 – 5)
Setan menggoda dengan bisikan-bisikan yang ia hembuskan ke dalam dada manusia.
Namun setan menyebutkan (bahwa ia menggoda) dari kanan, kiri, depan, dan belakang …
untuk menjelaskan bahwa ia datang menggoda manusia …
melalui semua jalan dan segala cara.
Setan sama sekali tidak lalai dalam menggoda dari segala sisi,
hingga ia dapat menghalangi manusia dari agama Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Dan salah satu doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Ya Allah jagalah aku …
dari depan, dari belakang, dari kanan, dari kiri, dan dari atas, …
dan aku berlindung dengan keagungan-Mu agar tidak terkena bahaya dari bawahku.”
Setiap orang harus selalu memohon penjagaan kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala
dari depan dan belakangnya,
dari kanan dan kirinya, serta dari atas dan bawahnya.
Hendaklah ia selalu meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar menjaganya.
Adapun setan di sini …
telah menyatakan bahwa ia akan mengerahkan segenap usahanya untuk menyesatkan manusia.
Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. (QS. Al-A’raf: 17)
Yakni selalu mendatangi mereka, baik itu agar meninggalkan kebaikan, melakukan keburukan,
melanggar perkara-perkara yang haram, atau meninggalkan perkara-perkara yang wajib.
Ia akan berusaha sebisa mungkin agar ia tidak masuk neraka sendirian.

***

وَلَيْس الشَّيْطَانَ يَأْتِي مِنْ أَمَامٍ وَخَلْفٍ وَيَمِينٍ وَيَسَارٍ أَبَدًا
وَإِنَّمَا هِيَ وَسَاوِسُ يُلْقِيْهَا فِي الصَّدْرِ
وَسَاوِسُ يُلْقِيْهَا الشَّيْطَانُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
هِيَ وَسَاوِسُ يُلْقِيهَا فِي صُدُورِ النَّاسِ
وَلَكِنْ قَالَ عَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَأَمَامِهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ
لِيُبَيِّنَ أَنَّهُ يَأْتِيهِمْ
بِكُلِّ سَبَبٍ وَكُلِّ وَسِيلَةٍ
لَا يُقَصِّرُ فِي هَذَا مِنْ حَيْثُ جَمِيعِ الْاِتِّجَاهَاتِ
حَتَّى يَصُدَّهُمْ عَنْ دِيْنِ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
وَكَانَ مِنْ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ احْفَظْنِي
مِنْ بَيْنِ يَدَيْ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي
وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
فَالْإِنْسَانُ دَائِمًا يَسْأَلُ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنْ يَحْفَظَهُ
مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ
وَعَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ وَمِنْ فَوْقِهِ وَمِنْ تَحْتِهِ
يَسْأَلُ اللهَ دَائِمًا أَنْ يَحْفَظَهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى
وَالشَّيْطَانُ هُنَا
أَخْبَرَ أَنَّهُ سَيَبْذُلُ قُصَارَى جُهْدِهِ لِيُضِلَّ بَنِي آدَمَ
ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ
يَعْنِي سَوَاءٌ فِي تَرْكِ الْحَسَنَاتِ أَوْ فِعْلِ السَّيِّئَاتِ
أَوِ الْإِقْدَامِ عَلَى الْمُحَرَّمَاتِ أَوْ تَرْكِ الْوَاجِبَاتِ
أَنَّه سَيَسْعَى قَدْرَ مَا يَسْتَطِيعُ أَنْ لَا يَدْخُلَ النَّارَ وَحْدَهُ