Sebagai seorang muslim tentunya kita menginginkan rezeki yang halal dan lancar. Setiap hari otak dipaksa untuk berpikir agar ide-ide atau gagasan-gagasan tersusun rapi dapat dilaksanakan dengan efisien. Harapannya adalah waktu, tenaga, dan biaya tidak terbuang percuma. Namun ingatkah kita kepada Dzat yang maha memberikan rezeki? Dialah Allah yang memiliki nama ar-Rozzaq.

Buah Manis Mengimani Nama Allah Ar-Rozzaq

  1. Memurnikan ibadah hanya untuk Allah

Karena Allah satu-satunya yang memberi kita rizqi. Maka wajar seandainya kita mensyukuri rizki tersebut dengan beribadah hanya kepada Allah.

Surat Ar-Rum 40

ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ۖ هَلْ مِن شُرَكَآئِكُم مَّن يَفْعَلُ مِن ذَٰلِكُم مِّن شَىْءٍ ۚ سُبْحَٰنَهُۥ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.

  1. Hati akan tentram dengan jaminan rizki dari Allah

Salah satu yang membuat orang gelisah adalah masalah rizki. Semua yang menanggung rizki kita adalah Allah.

Untuk itulah seseorang tidak akan mengorbankan prinsip agama dalam mencari rizki.

  1. Memahami kekuasaan, kelembutan, kasih sayang dan kebijaksanaan Allah.

Tidak mungkin Allah menjadi Maha Pemberi Rizki jika Allah tidak Maha Kuasa.
Maka ini mendorong kita untuk meyakini kekuasaan Allah. Tidak mungkin Allah memberi rizki kepada semua makhluk sampai orang kafirpun diberi jika bukan karena kelembutan Allah.

Kebijaksanaan Allah,
Allah mmeberi rizki antara hambaNya berbeda-beda baik kadar dan bentuknya. Perbedaan ini menunjukkan kebijaksanaan Allah

Al-ISro 30

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًا

Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

Allah menutup ayat ini dengan dua nama dan sifat Al Khobir dan Al Bashir karena Allah tahu mengetahui kepantasan rizki seorang hamba.

  1. Semakin cinta kepada Allah,

terutama ketika mendapatkan rizki yang spesial berupa iman, hidayah, amal sholeh dan yang sejenis.

Rizki ini hanya diberikan kepada orang-orang yang dicintai Allah.

  1. Semakin taqwa kepada Allah agar rizki semakin berkah

Bertaqwa dalam mencari rizki maknanya mencari rizki yang halal dan jangan sampai mengganggu ibadah kita yang primer dalam proses mencari rizki.

  1. Menjadikan upaya terbesar adalah mengejar rizki paling istimewa (Surga dan Ridho Allah)

Jadikan usaha kita seluruhnya adalah untuk mencari rizki surga dan ridho Allah.

Kita rela kerja extra untuk mendapatkan uang, namun tidak mau extra dalam beribadah semisal membaca al-quran. Dll.

  1. Mengikis penyakit pelit dan sombong

Pelit muncul dari rasa bahwa seseorang mendapat rizki murni dari usaha dia, bukan pemberian dari Allah.

Rizki kita adalah titipan dari Allah, rizki hanya hak guna dan hak pakai bukan hak milik. Allah bisa kapan saja mengambil rizki tersebut kapanpun.

Dan kita terhindar dari sifat sombong karena kepintara, rumah dll adalah pemberian dari Allah.