Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu termasuk assabiqunal awwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam). Bahkan ia adalah sahabat laki-laki yang pertama masuk Islam. Lebih terkenal dengan panggilan Abu Bakar, nama aslinya adalah Abdullah bin Utsman bin Amir. Nasabnya berjumpa dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada kakeknya yang keenam yaitu Murrah bin Ka’ab.

Mencintai Rasulullah adalah kewajiban. Dan rasa cinta kepada beliau pasti ada di dada-dada orang yang beriman. Hanya saja kadar kecintaan tersebut berbeda-beda. Bahkan cara mengekspresikan cintanya pun berbeda. Ada yang benar dalam mengekspresikannya dan tidak sedikit juga yang salah.

Karena itu, dalam mencintai Rasulullah pun seorang muslim membutuhkan teladan. Bagaimana mencintai beliau dengan benar. Bagaimana mengekspresikannya dengan tepat. Dan bagaimana cinta tersebut ber-efek pada interaksi dengan beliau atau peninggalan-peninggalan beliau yaitu sunnahnya.

Kalau ingin mencari teladan bagaimana cara mencintai Rasulullah dengan cinta yang tulus. Belajarlah dari Abu Bakar ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu. Seorang sahabat yang sudah terbukti rasa cintanya kepada Rasulullah bukan sekadar di lisan. Seorang sahabat yang rasa cintanya kepada Rasulullah mencapai derajat khullah, meresap ke sekujur tubuhnya.

Di antara kisah yang menunjukkan besarnya cinta Abu Bakar kepada Rasulullah adalah kisah saat keduanya bersama-sama hijrah dari Mekah ke Madinah. Selain memberikan pengawalan dalam perjalanan, Abu Bakar juga memberikan pelayanan yang luar biasa.

Abu Bakar bercerita,

لَمَّا خَرَجْنَا مع النبيِّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ مِن مَكَّةَ إلى المَدِينَةِ مَرَرْنَا برَاعٍ، وَقَدْ عَطِشَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ، قالَ: فَحَلَبْتُ له كُثْبَةً مِن لَبَنٍ، فأتَيْتُهُ بهَا فَشَرِبَ حتَّى رَضِيتُ

“Saat aku keluar dari Mekah menuju Madinah bersama Rasulullah, kami bertemu dengan seorang penggembala. Saat itu, Rasulullah sangat kehausan. Aku perahkan sedikit susu untuk beliau. Setelah itu, kusuguhkan untuknya. Lalu beliau meminumnya hingga aku yang kehilangan dahaga.”

(Shahih Muslim No: 2009)

*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi

Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:

/ @yufid
(

/ @yufid )
YUFID EDU:

/ @yufidedu
(

/ @yufidedu )
YUFID KIDS:

/ @yufidkids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook:

/ yufid.tv
Instagram:

/ yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud:

/ kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)