Sepakbola adalah salah satu jenis olahraga yang sangat populer. Olahraga ini seolah sudah melekat di dalam kehidupan masyarakat. Anak-anak hingga kakek-kakek pun banyak yang suka dengan olahraga tim ini. Meskipun tidak terjun langsung sebagai pemain bola, menyaksikan pertandingan tim kesayangan sudah sangat menyenangkan.
Seorang muslim adalah orang yang berserah diri kepada Allah –subhanahu wa ta’ala- yang terikat dengan syari’at-Nya, perintah dan larangan-Nya, yang menyembah Allah –‘azza wa jalla- karena Dia adalah Rabbnya, Penciptanya, dan Yang berhak disembah. Beriman dengan keagungan-Nya, Ke-Maha Berdiri sendirian-Nya dan Ke Maha Esaan-Nya, Menguasai hati dan jiwanya. Cintanya kepada Rabbnya menjadikannya sebagai tujuan hidup dan tujuan kembalinya. Ia juga mengharap agar Allah menerimanya termasuk hamba-hamba-Nya yang sholih.
Allah –Ta’ala- berfirman:
قُلْ إِنَّنِي هَدَانِي رَبِّي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ دِينًا قِيَمًا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ . قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
الأنعام/161-163.
“Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”. (QS. Al An’am: 161-163)
Barang siapa yang merasakan getaran iman tersebut maka ia akan berusaha untuk menghadirkan niat bertaqarrub karena Allah –ta’ala- pada semua kehidupannya, jika ia tidur maka ia akan menganggap tidurnya karena Allah, agar bisa membantu rehat tubuhnya untuk beribadah setelah bangun dari tidurnya. Dan jika ia makan dan minum ia berniat agar mampu menunaikan hak-hak Allah, dan jika ia menikah berniat untuk menjaga kesucian dirinya dan menyibukkan dirinya dengan yang halal dari pada yang haram, dan jika ia meminta diberi karunia anak, ia ingin anak yang sholeh/sholehah yang akan memakmurkan bumi dengan manhaj Allah, jika ia berucap ia berucap kebaikan, dan jika diam maka diam menahan tidak berbuat keburukan, mengharap dari nafkah kepada diri dan keluarganya berbuah pahala juga, jika ia belajar, membaca, ia juga mengharap pahala, dan demikianlah yang menjadi niat dari semua kehidupannya.
Ibnu Taimiyah –rahimahullah- berkata:
“Sebaiknya tidak melakukan hal-hal yang mubah kecuali sesuatu yang akan membantunya dalam ketaatan, menjadikannya sarana dalam ketaatan”. (Majmu’ Fatawa: 10/460-461)
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
/ @yufid
(
/ @yufid )
YUFID EDU:
/ @yufidedu
(
/ @yufidedu )
YUFID KIDS:
/ @yufidkids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook:
/ yufid.tv
Instagram:
/ yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud:
/ kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)














