Bayangkan memiliki brankas penuh uang, properti di mana-mana, dan saldo rekening yang tak habis tujuh turunan. Secara logika, hidupnya akan tenang dan bebas dari cemas. Namun realitasnya, hari demi hari justru dilalui dengan penuh kekhawatiran. Karena memang, kebahagiaan hakiki bukan terletak pada dunia yang ada ditangan.

Sejarah telah mencatat kisah Abu Hurairah, sahabat Nabi yang hidup sangat bersahaja. Beliau pernah merasakan kemiskinan hingga harus menahan lapar. Bahkan hal itu sampai membuatnya pingsan. Namun, jiwanya justru begitu lapang dan tenteram. Kisah ini menghadirkan kontras tajam dengan tolok ukur sukses masyarakat modern. Mengapa banyak orang yang bergelimang materi justru hidupnya terus dikejar rasa haus yang tak pernah tuntas dan kecemasan yang tak bertepi?

Adapun orang-orang yang mendapat hidayah, ahli iman dan tauhid, mereka merasa cukup dengan Allah, bukan merasa cukup tanpa Allah.
Ahli iman dan tauhid meyakini bahwa Allah lebih baik dan lebih kekal. Mereka merasa cukup dengan Allah.
Merasa cukup dengan Allah adalah hakikat merasa fakir kepada-Nya. Siapa yang benar-benar merasa fakir kepada Allah, sungguh ia telah merasa cukup dengan Allah.
Siapa yang merasa cukup dengan Allah, Allah akan mencukupinya dari bergantung kepada makhluk. Maka hakikat kefakiran yang tercela adalah fakir kepada makhluk.
Sedangkan hakikat kefakiran yang terpuji adalah fakir kepada Al-Haqq, yaitu Allah. Dan hakikat kekayaan yang terpuji adalah kaya dengan Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Penjelasan yang tepat adalah, kekayaan yang diminta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Rabbnya adalah kekayaan hati dengan Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Adapun kaya dengan harta, itu bisa dimiliki orang saleh maupun orang buruk. Harta itu, dari sisi zatnya, tidak dipuji dan tidak pula dicela.
Yang terpuji secara mutlak adalah hati yang kaya dengan Allah Tabaraka wa Ta’ala, sekaligus fakir kepada-Nya. Sedangkan yang tercela adalah ketika manusia merasa fakir kepada selain Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Hakikat yang tidak boleh dilalaikan seorang muslim adalah bahwa tidak ada kecukupan tanpa Allah Tabaraka wa Ta’ala, sebagaimana tidak ada keberadaan tanpa-Nya Tabaraka wa Ta’ala.
Jika engkau ingin menjadi orang yang benar-benar kaya, maksudku menjadi orang yang benar-benar fakir kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala,
maka engkau harus bersungguh-sungguh melawan dirimu, dengan engkau melihat setiap bagian terkecil dalam dirimu, lahir maupun batin, semuanya fakir kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Baik dari sisi bahwa Dia adalah Rabb, maupun dari sisi bahwa Dia adalah Ilah yang berhak diibadahi.
Hal ini hanya terwujud dengan dua sebab. Pertama, mengenal hakikat rububiyah dan uluhiyah. Kedua, mengenal hakikat diri dan penghambaan.
Siapa yang bersungguh-sungguh melawan dirinya untuk mewujudkan dua perkara ini dan mencapainya, maka bergembiralah. Dengan taufik Allah ‘Azza wa Jalla dan karunia-Nya, ia telah sampai
kepada keadaan fakir kepada Allah. Maksudku, kepada keadaan merasa cukup dengan-Nya. Wallahu Jalla wa ‘Ala a’lam.

***

أَمَّا أَهْلُ الْهِدَايَةِ، أَهْلُ الْإِيمَانِ وَالتَّوْحِيدِ، فَإِنَّهُمْ مُسْتَغْنُونَ بِاللهِ لَا عَنْهُ
أَهْلُ الْإِيمَانِ وَالتَّوْحِيدِ يَعْتَقِدُونَ أَنَّ اللهَ خَيْرٌ وَأَبْقَى، يَسْتَغْنُونَ بِاللهِ
وَالِاسْتِغْنَاءُ بِاللهِ هُوَ عَيْنُ الِافْتِقَارِ إِلَيْهِ، فَمَنِ افْتَقَرَ إِلَى اللهِ فَقَدِ اسْتَغْنَى بِاللهِ
وَمَنِ اسْتَغْنَى بِاللهِ أَغْنَاهُ اللهُ عَنْ خَلْقِهِ. فَحَقِيقَةُ الْفَقْرِ الْمَمْقُوتِ الْمَذْمُومِ هُوَ الْفَقْرُ إِلَى الْخَلْقِ
وَحَقِيقَةُ الْفَقْرِ الْمَمْدُوحِ هُوَ الْفَقْرُ إِلَى الْحَقِّ، وَحَقِيقَةُ الْغِنَى الْمَمْدُوحِ هُوَ الْغِنَى بِاللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
وَالتَّحْقِيقُ أَنَّ الْغِنَى الَّذِي سَأَلَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَبَّهُ إِنَّمَا هُوَ غِنَى الْقَلْبِ بِاللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
أَمَّا الْغِنَى بِالْمَالِ، فَإِنَّهُ قَدْ يَكُونُ عِنْدَ الصَّالِحِ وَالطَّالِحِ، وَهَذَا مِنْ حَيْثُ هُوَ لَا يُمْدَحُ وَلَا يُذَمُّ
إِنَّمَا الْمَمْدُوحُ مُطْلَقًا هُوَ غِنَى الْقَلْبِ بِاللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَفَقْرُهُ إِلَيْهِ، وَالْمَذْمُومُ أَنْ يَفْتَقِرَ الْإِنْسَانُ إِلَى غَيْرِ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
الْحَقِيقَةُ الَّتِي لَا يَجُوزُ أَنْ يَغْفَلَ عَنْهَا مُسْلِمٌ أَنَّهُ لَا غِنَى عَنِ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، كَمَا أَنَّهُ لَا وُجُودَ بِغَيْرِهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
وَإِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَكُونَ مِنْ أَهْلِ الْغِنَى، أَعْنِي أَنْ تَكُونَ مِنْ أَهْلِ الِافْتِقَارِ الصَّادِقِ إِلَى اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
فَعَلَيْكَ أَنْ تُجَاهِدَ نَفْسَكَ بِأَنْ تَرَى كُلَّ ذَرَّةٍ فِيكَ ظَاهِرَةً أَوْ بَاطِنَةً مُفْتَقِرَةً إِلَى اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
مِنْ حَيْثُ كَوْنُهُ رَبًّا، وَمِنْ حَيْثُ كَوْنُهُ إِلَهًا مَعْبُودًا
وَهَذَا إِنَّمَا يَتَحَقَّقُ بِسَبَبَيْنِ: الْأَوَّلُ مَعْرِفَةُ حَقِيقَةِ الرُّبُوبِيَّةِ وَالْأُلُوهِيَّةِ، وَالثَّانِي مَعْرِفَةُ حَقِيقَةِ النَّفْسِ وَالْعُبُودِيَّةِ
مَنْ جَاهَدَ نَفْسَهُ فِي تَحْقِيقِ هَذَيْنِ الْأَمْرَيْنِ وَالْوُصُولِ إِلَيْهِمَا، فَلْيُبْشِرْ بِأَنَّهُ قَدْ وَصَلَ بِتَوْفِيقِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَإِنْعَامِهِ
إِلَى الِافْتِقَارِ إِلَى اللهِ، أَعْنِي إِلَى الِاسْتِغْنَاءِ بِهِ. وَاللهُ جَلَّ وَعَلَا أَعْلَمُ

*

MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi

Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:

/ @yufid
(

/ @yufid )
YUFID EDU:

/ @yufidedu
(

/ @yufidedu )
YUFID KIDS:

/ @yufidkids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook:

/ yufid.tv
Instagram:

/ yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud:

/ kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)