Materi: Bolehkah Menjewer Telinga Anak?
Pemateri: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsari
Tempat: Masjid Al-Falah, Karangasem, Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah

Kajian ini diselenggarakan oleh Panitia Bersama Kajian Akbar Solo Utara bekerjasama dengan masyarakat desa Karangasem dan Takmir Masjid Al-Falah.

-YUFID TV-
http://yufid.tv

Catatan Redaksi Yufid.TV:

Diriwayatkan oleh Bukhari & Ahmad dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, bahwa beliau mengatakan: Saya pernah tidur di rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika beliau bangun, saya-pun ikut bangun. Kemudian beliau melaksanakan shalat, lalu saya datang menyusul  dan langsung berdiri di samping kiri beliau. Maka beliau memegang kepalaku dan menjewer telingaku lalu memindahkanku ke sisi sebelah kanan.

Hadis ini menunjukkan dibolehkan menjewer anak ketika dibutuhkan. Hanya saja tidak boleh sampai menyakitkan atau menimbulkan bekas. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memukul keluarga dengan pukulan yang menyakitkan. Barangkali, yang dimaksud Ustadz Abu Ihsan dengan larangan menjewer adalah menjewer telinga anak yang menyakitkan atau menimbulkan bekas.

Allahu a’lam