Penjelasan Ilmiah Hukum Aqiqah Setelah Dewasa (Aqiqah Sesuai Sunnah) – Poster Dakwah Yufid TV

Hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah. Terkait waktu pelaksanaan aqiqah maka waktu aqiqah menurut sunnah yang paling utama dalah hari ketujuh kelahiran. Bagaimana dengan orang belum akikah setelah dewasa? Bahkan sampai sudah menikah tapi belum aqiqah. Ditambah dengan dalil aqiqah yang menyatakan bahwa status anak tergadai dengan aqiqah nya. Apa hukum akikah setelah dewasa? Bagaimana juga hukum aqiqah untuk diri sendiri?

Ulama berbeda pendapat dalam masalah hukum aqiqah setelah dewasa konsultasi Islam. Tidak ada ketentuan batas waktu aqiqah. Jika tidak mampu, waktu pelaksanaan aqiqah bisa diundur hingga ada kemampuan. Bahkan hukum aqiqah untuk diri sendiri itu boleh sebagaimana dilakukan oleh Nabi ﷺ. Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan,

فلو ذبحها بعد السابع أو قبله وبعد الولادة أجزأه وإن ذبحها قبل الولادة لم تجزه بلا خلاف, بل تكون شاة لحم

Seandanya kambing aqiqah disembelih sebelum atau setelah hari ketujuh, maka hukumnya sah. Adapun bila disembelih sebelum kelahiran, para ulama sepakat aqiqah nya tidak sah. Status kambing yang disembelih adalah sembelihan biasa (tidak teranggap sebagai aqiqah). (Al-Majmu’ 8/411). Simak penjelasan lengkapnya dalam video Konsultasi Syariah di atas. Demikian, wallahu a’lam