Hadits Jibril yang Populer – Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Hadits Jibril telah kita kenal di dunia pesantren, bagi yang tidak mengenyam pendidikan di sana, ia masih bisa merasakan manisnya hadits tersebut melalui mimbar-mimbar pengajian di masjid-masjid setempat. Di dalam hadits ini terdapat makna rukun iman dan rukun Islam.

Kandungan pertama, berisi hadits rukun Islam, “Sebutkan padaku apa itu iman?” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan rukun Islam 5 perkara. Lalu pensyarah memberikan keterangan terkait tingkatan Islam. Kandungan kedua, hadits tentang iman, “Sebutkan padaku apa itu iman?” Lalu Rasulullah menyebutkan hadits rukun iman. Rukun iman 6 perkara. Kandungan ketiga, rukun ihsan yakni rukunnya hanya satu apabila engkau beribadah seolah-olah melihat-Nya, dan jika tidak maka Allah melihatmu. Rukun ini juga menjadi dalil tentang ihsan yang berlanjut kepada contoh ihsan serta manfaat ihsan dalam kehidupan nyata.

Pada hadits Jibril ini disebutkan diawal ada seseorang yang putih bajunya, bersih penampilannya dan tidak nampak bekas safar padanya. Safar adalah perjalanan yang ditempuh seseorang hingga menyebabkannya berdebu, dengan kata lain para sahabat terheran, ada orang asing tapi mereka sendiri tidak mengenalinya. Juga, dalam hadits ini terdapat dalil tentang keutamaan menuntut ilmu.

Makna iman yang mendalam yang merupakan representasi hadits tentang rukun iman; hadits tentang iman islam dan ihsan dipaparkan secara mendalam oleh pemateri yang mana beliau termasuk salah satu pengajar resmi di masjid Nabawi. Di akhir hadits, malaikat Jibril ‘alaihissalam bertanya tanda Kiamat Kubra sebagaimana yang disinyalir tanda tanda hari Kiamat menurut AlQuran, dan dijawab tegas oleh Rasulullah, “Tidaklah yang ditanya lebih tahu dari yang ditanya.”