Silsilah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam – Ustadz Amir As-Soronji

Silsilah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam atau nasab Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam hendaknya kita mengetahuinya sebagai salah satu cara untuk mengenal beliau dan sebagai tanda cinta kepada beliau. Sebagaimana seorang muslim hendaknya meneladani Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebagai wujud rasa cinta rasulullah maka pengenalan terhadap silsilah rasulullah Muhammad merupakan salah satu jalan untuk mencintainya. Sebagaimana pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, maka begitu juga halnya pengenalan terhadap nasab merupakan salah satu jalan untuk mencintainya sebagaimana cinta Rasulullah kepada umatnya sangatlah besar maka hendaknya seorang muslim harus mencintai beliau dengan sepenuh hati.

Nasab atau garis keturunan merupakan sesuatu yang dijaga dalam Islam, sebagaimana silsilah rasulullah sampai ke nabi Ibrahim melalui putra beliau Nabi Ismail ‘alaihissalam. Silsilah Rasulullah sampai Adnan/nasab Rasulullah sampai adnan para ulama sepakat, akan tetapi ada perbedaan pendapat antara Adnan sampai Nabi Ismail ‘Alaihissalam. Nama beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan, dan ada empat nama dari Adnan sampai Nabi Ismail ‘Alaihissalam dan Nabi Isma’il merupakan putra dari Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.

Perhatian Islam terhadap nasab juga penting dimana nasab merupakan salah satu tanda kedudukan seseorang, walaupun nasab bukan segalanya akan tetapi ketakwaanlah yang utama.Nasab Rasulullah shallallahu alaihi wasallam terjaga dan memiliki keutamaan dari sisi nasab, dimana beliau merupakan keturunan orang-orang terpilih dalam nasabnya. Sebagaimana dalam hadits tentang nasab Rasulullah sampai Nabi Ibrahim yang artinya:

“Sesungguhnya Allah memilih Ismail dari anak-anak keturunan Ibrahim. Dan memilih Kinanah dari anak-anak keturunan Ismail. Lalu Allah memilih Quraisy dari anak-anak keturunan Kinanah. Kemudian memilih Hasyim dari anak-anak keturunan Quraisy. Dan memilihku dari anak keturunan Hasyim.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah).(https://kisahmuslim.com/4518-nasab-na…)