Ceramah Agama Islam – Niat Yang Ikhlas Itu Penting – Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA.

Semangat dalam memperbanyak ibadah adalah sebuah kemuliaan, apalagi disaat Kebanyakan orang tidak peduli dengan amal shaleh bahkan sebagian dari mereka membenci orang-orang Shaleh. Orang-orang yang tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah di Masjid saat sebagian orang seakan telinganya tersumpal ketika mendengar panggilan muadzin. Orang-orang yang rela menahan lapar dan dahaga untuk menjalankan puasa saat sebagian orang tanpa rasa malu sedikitpun menghisap rokok di pinggir-pinggir jalan orang-orang yang tergerak menginfakkan hartanya Saat sebagian orang menggenggam rata-ratanya seakan tidak rela serupiah pun lepas dari genggaman orang-orang yang tekun membaca dan menghafal Alquran Saat sebagian orang menghabiskan berjam-jam waktunya untuk menonton acara tak bermanfaat televisi. walaupun demikian, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan oleh para pelaku amal sholeh dan para pegiat ibadah. Sebab satu hal penting itulah yang akan menentukan diterima atau tidaknya amal dia , penentu bermanfaat atau tidaknya ibadah yang dia kerjakan, penentu Apakah amal dia akan membuahkan surga atau justru menghasilkan neraka. Point yang terpenting itu adalah keikhlasan niat.

Ikhlas artinya adalah memurnikan tujuan ibadah hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada tujuan lain dalam menjalankan ibadah kecuali ingin mendapatkan pahala dan balasan dari Allah subhanahu wa ta’ala itulah ikhlas.

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. Q.S Al-Bayyinah Ayat 5