Ceramah Motivasi Islam – Ikhtiar Kesehatan Yang Terlupakan – Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA.

Dua kondisi yang selalu dialami oleh manusia yaitu kadang sakit dan kadang sehat. Tapi walaupun realitasnya ketika kita akan sakit maka kita akan selalu berusaha untuk selalu sehat. Bentuk ikhtiar tersebut diantaranya sering berolahraga, makan-makanan yang sehat dan cukup istirahat. Berikhtiar dengan cara seperti ini bukanlah sebuah kesalahan. Yang salah adalah ketika kita melupakan salah satu faktor utama untuk mendapatkan kesehatan. Faktor tersebut yaitu berdzikir.

Kesehatan bukan hanya kesehatan jasmani. Kesehatan yang sempurna adalah kesehatan jasmani dan rohani. Tubuhnya sehat, otaknya sehat dan jasmaninya sehat.

Tubuh dan otak yang sehat cuma sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Tujuan itu adalah beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Makannya di dalam islam untuk mencapai kesehatan yang sempurna selain berikhtiar makan makanan sehat, berolahraga dan cukup istirahat kita diajarkan untuk berdzikir (sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam). Dzikir tersebut adalah;

اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma ‘aafinii fii badani. Allahumma ‘aafinii fii sam-’ii. Allahumma ‘aafinii fii bashorii. Laa ilaaha illaa anta.
Allahumma innii a-’uudzu bika minal kufri wal faqri, wa a-’uudzu bika min ‘adzaabil qobri. La ilaha illa anta.

Artinya:
“Ya Allah, berikanlah kesehatan untuk badanku, bagi pendengaranku dan penglihatanku. Tidak ada Sesembahan yang berhak untuk disembah selain Engkau.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung diri kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung diri kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Sesembahan yang berhak untuk disembah selain Engkau.”
[Hasan, HR. Abu Dawud: 4/324, Ahmad 5/42, al-Adabul Mufrad al-Bukhari]

Dibaca tiga kali ketika pagi dan sore hari