Tidur adalah salah satu kebutuhan manusia. Bahkan sekuat apapun manusia menahan tidur pada akhirnya ia tidak akan mampu kemudian tertidur. Karena sejatinya manusia itu lemah sehingga membutuhkan tidur untuk istirahat dan memulihkan tenaga. Sebagai seorang muslim, kita perlu mengetahui adab-adab ketika hendak tidur. Bagaimana cara tidur yang baik?
Ia bertanya: “Apakah ada riwayat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang tata cara beliau tidur?”
Ya, dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur dengan berbaring di atas tubuh bagian kanan.
Terkadang saat tidur, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan tangannya di pipi kanannya.
Namun jika beliau hanya tidur ringan, seperti tidur setelah Shalat Sunah Subuh,
sebelum menunaikan Shalat Subuh,
maka beliau tidur dengan berbaring di atas tubuh bagian kiri.
Sholawatu robbi wa salamuhu ‘alaihi.
***
يَقُولُ هَلْ وَرَدَ شَيْءٌ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ نَامَ؟
نَعَمْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنَامُ عَلَى يَعْنِي جَنْبِهِ الْأَيْمَنِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
وَأَحْيَانًا يَضَعُ يَدَهُ عَلَى خَدِّهِ الْأَيْمَنِ إِذَا نَامَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
لَكِنْ إِذَا كَانَ نَوْمُهُ خَفِيفًا كَالنَّوْمِ بَعْدَ سُنَّةِ الْفَجْرِ
قُبَيْلَ صَلَاةِ الْفَجْرِ
فَإِنَّهُ كَانَ يَنَامُ عَلَى جَنْبِهِ الْأَيْسَرِ
صَلَوَاتُ رَبِّي وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ













