Mengenal Allah adalah nikmat yang tak ternilai harganya. Karena dengan mengenal Allah subhanahu wata’alaa seorang hamba dapat membentengi diri dari hal-hal yang terlarang. Allah subhanahu wata’alaa memiliki nama-nama terbaik atau asmaul husna. Salah satu contoh asmaul husna adalah ad-Dayyan.
Makna Nama Allah Asmaul Husna Ad-Dayyan (Yang Maha Menundukkan, Maha Menghukumi, Maha Memberi Keputusan, Maha Memberi Balasan)
Nama Allah Asmau lHusna (Ad-Dayyaan) tidak disebutkan di dalam Al-Qur’an Al-Karim, tapi disebutkan di dalam Sunnah (hadits nabi shallallahu ’alaihi wa sallam). Dari Abdullah bin Unais, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang, belum dikhitan dan tidak membawa apapun . . . kemudian Allah menyeru mereka semua dengan suara yang dapat di dengar oleh orang yang jauh sekalipun apalagi yang dekat – Ia berkata –: ‘Akulah Al-Malik (Maharaja) Akulah Ad-Dayyan’ ”
Prolog terjadinya hadits ini;
Kisahnya dimulai dari sahabat Jabir bin Abdullah.
Jabir berkata bahwa dia mendengar kabar ada seorang sahabat yang pernah mendengar hadits dari Rasulullah dan jabir belum mengetahui hadits tersebut.
Maka jabir langsung membeli unta dan mempersiapkan bekal untuk safar dan berangkat menuju kediaman sahabat yang memiliki hadits tersebut. Perjalanan memakan waktu satu bulan. Karena Jabir tinggal di madinnah dan sahabat yang dikunjungi ada di Syams.
Jabir bercerita setelah berjalan satu bulan dan sampai ke negeri syams, ternuata sahabat tersebut adalah Abdullah bin Unais. Jabir menyampaikan bahwa kedatangannya untuk mendengarkan hadits yang belum pernah didengarkan. Yang hadits itu ada pada Abdullah bin Unais.
Maka Abdullah bin Unais menyampaikan hadits diatas.
Makna Nama Allah Asmaul Husna Ad-Dayyan;
Al-Haakim Al-Qoodhii Al-Mujaaziy (Maha Menghukumi, Maha Memberi Keputusan, Maha Memberi Balasan)
Balasan Allah bisa di dunia dan juga di akhirat. Balasan untuk kebaikan dan balasan untuk keburukan.
Kebaikan dibalas oleh Allah dengan kebaikan yang berlipat ganda. Sedangkan kejahatan dibalas oleh Allah dengan keadilan, sesuai dengan kejahatan yang dilakukan.
Al-Qoshash 84:
Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.
#ustadzabdullahzaen #kajianasmaulhusna #asmaulhusna #namanamaallah #yufidtv #namaallahaddayyan #99namaallah














