Kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera adalah impian setiap warga negara. Untuk mewujudkannya diperlukan langkah-langkah nyata. Karena ada oknum-oknum yang suka memperkeruh suasana. Mereka menyebarkan fitnah demi meraih keuntungan pribadi. Memancing keributan dengan merendahkan martabat orang lain, memberikan julukan buruk, dan memfitnah seolah hal yang dipandang biasa.

Di dalam Islam, mengadu domba disebut dengan istilah namimah. Dan namimah adalah perbuatan tercela yang bahkan diperingatkan baik di dalam al-Qur’an maupun hadis-hadis nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Allah subhanahu wata’alaa berfirman:

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ

Artinya: Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, (QS. Al-Humazh: 1)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا يَدْخُلُ الجَنَّةَ نَمَّامٌ

Artinya: Tidak masuk surga pelaku namimah (pengadu domba). (HR. Muslim)

Kajian ustadz Abdullah Zaen terbaru membahas kitab al-adabul mufrod, kajian hadits bukhori.

Ustadz Abdullah Zaen adalah pimpinan pondok pesantren Tunas Ilmu Purbalingga.

#kajianhadits #haditspilihan #kajianislam #ustadzabdullahzaen #abdullahzaen #uaz #yufidtv #kajianpurbalingga #tunasilmu