Berkah adalah sesuatu yang selalu didambakan oleh seorang muslim. Mencari berkah diartikan sebagai upaya mendapatkan kebaikan baik yang berhubungan dengan harta, kesehatan, ilmu, dan sebagainya. Di tengah masyarakat, istilah mencari berkah dikenal dengan ngalap berkah atau tabaruk.
Tabaruk termasuk perkara yang telah dijelaskan di dalam hukum Islam. Ada dua jenis tabaruk yaitu tabaruk yang disyariatkan dan tabaruk yang terlarang. Di antara contoh tabaruk yang disyariatkan yaitu tabaruk dengan jasad dan peninggalan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
Keberkahan berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun Allah Azza wa Jalla mengkhususkan sebagian berkah-Nya kepada seorang hamba atau makhluk tertentu yang dikehendaki-Nya. Oleh karena itu, seseorang atau suatu makhluk atau benda tidak boleh dinyatakan mempunyai berkah kecuali berdasarkan dalil (dari Al-Qur-an atau as-Sunnah yang shahih).
Berkah artinya kebaikan yang banyak atau kebaikan yang tetap dan tidak hilang.
Al-Qur-an Kitabullah dikatakan mengandung berkah apabila dibaca, difahami dan diamalkan. Ada pula waktu-waktu yang mengandung berkah seperti malam Lailatul Qadar. Tabarruk dengan Lailatul Qadar yaitu dengan melaksanakan ibadah pada 10 malam terakhir pada bulan Ramadhan dengan ibadah yang sesuai dengan Sunnah-sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun tempat yang ada berkahnya seperti Masjidil Haram[2], Masjid Nabawi[3], dan Masjid al-Aqsha.
Ada beberapa hal yang mengandung berkah, baik berbentuk benda yang ada berkahnya seperti air Zamzam, atau amal yang ada berkahnya, yaitu setiap amal shalih yang dikerjakan dengan ikhlas dan ittiba’ kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau berbentuk pribadi yang ada berkahnya seperti tubuh para Nabi.
Namun, kita tidak boleh bertabarruk (meminta berkah) kepada manusia beserta peninggalannya, kecuali kepada pribadi dan peninggalan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup dan tidak berlaku lagi setelah wafatnya. Semua barang peninggalan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah tidak ada dan lenyap. Setelah wafatnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak ada seorang pun dari Sahabat yang bertabarruk kepada diri Abu Bakar ash-Shiddiq Radhiyallahu anhu dan lainnya.
Referensi : https://almanhaj.or.id/2459-tabarruk-mencari-berkah.html
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
/ @yufid
( / @yufid )
YUFID EDU:
/ @yufidedu
( / @yufidedu )
YUFID KIDS:
/ @yufidkids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook: / yufid.tv
Instagram: / yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud: / kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)














