Suka atau tidak suka, kehadiran musibah selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam perjalanan hidup manusia. Segala bentuk rasa sakit, kehilangan, maupun kesedihan itu bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bagian dari takdir yang telah ditetapkan oleh Allah subhanahu wata’alaa. Alih-alih menghabiskan energi untuk mengeluh dan meratapi nasib, hal yang justru paling krusial adalah mencari tahu bagaimana sikap yang benar dalam merespons hal-hal yang tak disukai tersebut.

Derajat rida terhadap qada dan qadar adalah derajat yang sangat tinggi
dan derajat yang mulia.
Tidaklah seseorang diberi taufik untuk mencapainya, kecuali para wali Allah ‘Azza wa Jalla.
Apa makna rida terhadap qada dan qadar?
Rida terhadap qada dan qadar maknanya adalah keadaan seseorang setelah tertimpa musibah sama seperti keadaannya sebelum tertimpa musibah,
dari sisi rida, tunduk, dan berserah kepada qada dan qadar Allah.
Para ulama berbeda pendapat tentang hukum rida saat tertimpa musibah.
Pendapat yang lebih kuat, sebagaimana dipilih oleh banyak ulama peneliti,
adalah bahwa rida itu mustahab, bukan wajib.
Sebab, kebanyakan manusia tidak mampu mencapai derajat ini.
Seseorang tertimpa musibah besar, lalu tetap rida terhadap qada dan qadar Allah.
Tidak ada yang mampu mencapai derajat itu kecuali orang yang kuat imannya.
Mayoritas manusia tidak mampu sampai pada derajat ini.
Maka, pendapat yang lebih kuat adalah bahwa rida itu mustahab, bukan wajib.
Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Taimiyah, Ibnul Qayyim, dan sejumlah ulama peneliti.

***

مَرْتَبَةُ الرِّضَا بِالْقَضَاءِ وَالْقَدَرِ هَذِهِ مَرْتَبَةٌ عَلِيَّةٌ
وَمَرْتَبَةٌ رَفِيعَةٌ
لَا يُوَفَّقُ لَهَا إِلَّا أَوْلِيَاءُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
مَا مَعْنَى الرِّضَا بِالْقَضَاءِ وَالْقَدَرِ؟
الِّرضَا بِالْقَضَاءِ وَالْقَدَرِ مَعْنَاهُ أَنْ تَكُونَ حَالُ الْإِنْسَانِ بَعْدَ الْمُصِيبَةِ كَحَالِهِ قَبْلَ الْمُصِيبَةِ
مِنْ جِهَةِ الرِّضَا وَالتَّسْلِيمِ وَالِاسْتِسْلَامِ لِقَضَاءِ اللَّهِ وَقَدَرِهِ
وَاخْتَلَفَ الْعُلَمَاءُ فِي حُكْمِ الرِّضَا بِالْمُصِيبَةِ
وَالْقَوْلُ الرَّاجِحُ الَّذِي عَلَيْهِ كَثِيرٌ مِنَ الْمُحَقِّقِينَ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ
أَنَّ الرِّضَا مُسْتَحَبٌّ وَلَيْسَ وَاجِبًا
لِأَنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَصِلَ إِلَى هَذِهِ الْمَرْتَبَةِ
إِنْسَانٌ يُصَابُ بِمُصِيبَةٍ عَظِيمَةٍ ثُمَّ يَرْضَى بِقَضَاءِ اللَّهِ وَقَدَرِهِ
لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَصِلَ إِلَيْهِ إِلَّا قَوِيُّ الْإِيمَانِ
أَكْثَرُ النَّاسِ مَا يَسْتَطِيعُونَ الْوُصُولَ لِهَذِهِ الْمَرْتَبَةِ
فَالْقَوْلُ الرَّاجِحُ أَنَّهَا أَنَّ الرِّضَا مُسْتَحَبٌّ وَلَيْسَ وَاجِبًا
اخْتَارَ هَذَا ابْنُ تَيْمِيَّةَ وَابْنُ الْقَيِّمُ وَجَمْعٌ مِنَ الْمُحَقِّقِينَ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ

*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!

INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:

Laporan Produksi

Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/

Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451

Paypal: [email protected]

NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.

3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:

YUFID.TV:

/ @yufid
(

/ @yufid )
YUFID EDU:

/ @yufidedu
(

/ @yufidedu )
YUFID KIDS:

/ @yufidkids

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook:

/ yufid.tv
Instagram:

/ yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv

AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud:

/ kajiannet

YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)