Apa Itu Manhaj? – Syaikh Shalih bin Muhammad Asy Syilasy (alih bahasa: Ustadz Ammi Nur Baits)

Manhaj adalah metode seseorang dalam beragama. Sedangkan manhaj salaf adalah manhaj yang dikenalkan oleh ulama-ulama Islam dalam mengambil ilmu agama. Oleh karena itu lahirlah, “Mari kita kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits sesuai pemahaman Salaf (orang-orang shalih terdahulu yang terdiri dari Shahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in, dan ulama-ulama setelah mereka). Kami hadirkan ke hadapan Anda sebuah ceramah bertema Apa Itu Manhaj? (judul aslinya: Pentingnya Manhaj dalam Islam), yang mencoba mengetengahkan hal ihwal seputar manhaj, termasuk di antaranya Manhajul Anbiya bersama Syaikh Shalih bin Muhammad Asy Syilasy dan diterjemahkan oleh Ustadz Ammi Nur Baits hafizahumallah.

Manhaj artinya sesuatu yang harus ditempuh dalam meraih tujuan, dan bahasan yang kita maksud ialah manhaj beragama. Maka sudah barang tentu, erat kaitannya dengan hukum menuntut ilmu bagi setiap muslim-muslimah, dan paparan indah: hadits tentang mengikuti sunnah. Semakin lengkap dengan adanya penyebutan hadits tentang bersyukur atas nikmat Allah yang tak terhitung banyaknya. Salah satu ayat mensyukuri nikmat Allah ialah, (artinya) “Jika kalian bersyukur, maka akan Aku tambahkan nikmat-Ku.”

Mengenal secara garis besar karakteristik agama ISLAM yang sempurna dari segala sisi dan tidak membutuhkan syariat lainnya, apalagi menambalnya dengan ilmu yang bukan dari Islam semisal Hermeneutika. Semoga Allah memberikan kekuatan berupa istiqomah dalam menjalankan syariat-Nya. Memasuki poin selanjutnya, yakni ittiba. Ittiba adalah meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Islam agama yang sempurna dan ialah agama yang diridhai oleh Allah Ta’ala. Di zaman fitnah ini hendaknya seseorang makin erat saat berpegang dengan kitabullah dan sunnah Rasulullah. Fitnah adalah ujian dan cobaan yang melanda manusia, kondisinya beragam. Hal itu dapat Anda saksikan pada hadits tentang fitnah dan contoh istiqomah dalam menghadapinya.

Video ini secara umum membahas keutamaan membaca Al Quran, perlunya membaca ksiah ulama salaf, mengenal bahaya syirik, dan seputar manhaj kekinian dalam timbangan Islam. Asy Syaikh Shalih Asy Sylasy memberikan faidah yang berharga yakni 4 hal (kiat istiqomah di zaman fitnah) : (agar kita senantiasa) membaca AlQuran, membaca kisah para Nabi dan ulama terdahulu, mengamalkan ilmu, dan banyak berdoa: “Ya muqallibal quluub tsabit qalbii ‘alaa diinik.”