Allah subhanahu wata’alaa memiliki asmaul husna yang di antaranya adalah al-Wadud. Asmaul husna al-Wadud artinya Yang Maha Mencintai dan dicintai. Siapakah orang yang dicintai oleh Allah subhanahu wata’alaa? Tidak semua manusia dicintai-Nya akan tetapi Allah mencintai orang-orang yang beriman.
Buah Manis Mengimani Nama Allah Al-Wadud
- Cinta Sejati Kepada Allah
Ciri-ciri seseorang cinta sejati kepada Allah jika
- Memurnikan ibadahnya hanya kepada Allah. Tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun. Ibadah meliputi hati dan lahir.
- Mendahulukan kecintaan kepada Allah diatas seluruh kecintaan kepada selain Allah. Cinta kepada orang-tua, istri, anak dll tidak boleh diatas kecintaan kepada Allah.
- Mencintai orang-orang dan amalan yang dicintai oleh Allah
Mencintai para nabi dan rosul, para sahabat, para ulama, dan kaum mukminin yang beribadah kepada Allah.
Mencintai amalan-amalan yang dicintai Allah, seperti sholat dan ibadah-ibadah lainnya.
Membenci manusia dan perbuatan yang dibenci Allah.
- Selalu berharap dan berbaik sangka kepada Allah.
Kita harus punya harapan yang tinggi dan kuat kepada Allah. Selulit apapun permasalahan yang kita hadapi tidak boleh putus asa dan putus harapan kepada Allah.
- Nyaman dan Tenang Saat Mengingat Allah.
Hiburan terbesar untuk seorang mukmin adalah berdzikir / mengingat Allah.
Rasulallah menggambarkan majelis ilmu dengan taman surga.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Jika kamu melewati taman-taman surga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya,”Apakah taman-taman surga itu?” Beliau menjawab,”Halaqah-halaqah (kelompok-kelompok) dzikir.” [HR Tirmidzi, no. 3510, Ash Shahihah, no. 2562]
- Bersyukur mengikuti pemahaman salaf.
Bahagia dengan karunia hidayah, diatas jalan pemahaman salafus sholeh. Rasulallah, pada sahabat dan para ulama yang sholeh.
Ciri pemahaman salafus sholeh, mereka menerima dengan lapang dada nama-nama dan sifat-sifat Allah yang disebutkan dalam Al-Quran dan Hadits. Tanpa disibukkan dengan mengumpamakan nama-nama dan sifat-sifat Allah. Tidak menolak.
Dan tidak membayangkan Allah baik sifat dan namanya.
Diantara nama yang harus diterima adalah Al-Wadud, Maha Mencintai dan Dicintai. Ada sebagaian golongan yang menolak sifat mencintai Allah.
- Setia mengikuti ajaran Rasulallah
Ali Imron 31
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Tanda seseorang mencintai Allah adalah dengan mengikuti Rasullallah. Cara beribadahnya, muamalahnya.
Mengiktui perintah dan larangan-larangan serta sunnah-sunnah Rasulallah.














