Dari tanah kembali ke tanah adalah ungkapan yang menggambarkan bahwa manusia berasal dari air mani (sari pati tanah) dan kelak akan mati kemudian dikebumikan. Proses pembusukan mayat akan terjadi secara langsung dan cepat. Dalam beberapa hari mayat akan rusak di dalam tanah. Akan tetapi ada sebagian jasad yang tidak membusuk meskipun telah lama dikuburkan.
Siapa saja yang jasad mereka
tidak akan dimakan oleh bumi
dari keempat golongan ini?
Ya? Silakan.
Para nabi, ini disepakati para ulama
dan telah disebutkan dalam nas, yaitu sabda Nabi Ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam,
Sungguh Allah telah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi. (HR. Abu Daud)
Baiklah. Siapa lagi? Ya.
Ya, para ulama berbeda pendapat tentang para ṣiddīqīn dan syuhada.
Namun, pendapat yang lebih kuat bahwa seharusnya dikatakan,
Orang-orang yang Allah kehendaki dari kalangan ṣiddīqīn dan syuhada.
Sehingga tidak semuanya, hanya mereka yang Allah kehendaki.
Orang-orang yang Allah kehendaki dari kalangan ṣiddīqīn dan syuhada.
Hal ini dikuatkan dengan fakta yang ada,
terkadang kita dapati, ketika kuburan orang baik dan saleh dibongkar,
jasadnya ditemukan utuh sebagaimana ketika dikuburkan,
meskipun telah berlalu masa yang lama.
Kisah-kisah tentang hal ini banyak dan terkenal.
Namun, tidak semuanya demikian.
Mungkin saja seseorang terbunuh di medan perang dan syahid di jalan Allah,
kemudian bumi memakan jasadnya.
Ini tidak berarti bahwa dia tidak mati syahid,
karena para ṣiddīqīn itu bertingkat-tingkat, begitu juga para syuhada.
Jadi, pendapat yang lebih kuat dalam masalah ini bahwa bumi tidak akan memakan
jasad orang-orang yang Allah kehendaki dari kalangan ṣiddīqīn dan syuhada.
Bumi tidak akan memakan jasad mereka, sebagai penghormatan bagi mereka.
Adapun orang beriman lainnya dan yang tidak beriman juga akan dimakan oleh bumi.
Manusia selainnya, golongan selain mereka, jasad mereka akan dimakan bumi,
dan tidak akan menyisakan apa pun, kecuali tulang ekor.
Tulang ekor adalah ujung dari tulang belakang,
yang disebut al-ʿUṣʿuṣ,
yang merupakan benda yang teramat kecil,
yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang,
yang darinya manusia akan disusun kembali pada hari Kiamat
***
مَنِ الَّذِينَ لَا تَأْكُلُ الْأَرْضُ أَجْسَادَهُمْ
مِنْ هَؤُلَاءِ الْأَقْسَامِ الْأَرْبَعَةِ؟
نَعَمْ
الْأَنْبِيَاءُ هَذَا بِالْإِجْمَاعِ
وَقَدْ وَرَدَ فِيهِ النَّصُّ وَهُوَ قَوْلُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إِنَّ اللهَ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ
طَيِّبٌ وَأَيْضًا ؟ نَعَمْ
نَعَمْ اخْتَلَفَ الْعُلَمَاءُ فِي الصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ
وَالْقَوْلُ الرَّاجِحُ أَنْ يُقَالَ
مَنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ
وَلَيْسَ جَمِيعُهُمْ وَإِنَّمَا مَنْ شَاءَ اللهُ مِنْهُمْ
مَنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ
وَيُؤَيِّدُ هَذَا الْوَاقِعُ
إِذْ نَجِدُ أَحْيَانًا عِنْدَمَا يُنْبَشُ قَبْرُ أَحَدِ أَهْلِ الْخَيْرِ وَالصَّلَاحِ
يُوجَدُ جَسَدُهُ كَمَا دُفِنَ
رَغْمَ مُضِيِّ مُدَّةٍ طَوِيلَةٍ عَلَيْهِ
الْقَصَصُ فِي هَذَا مَشْهُورَةٌ وَمُتَوَاتِرَةٌ
لَكِنَّ هَذَا لَيْسَ لِلْجَمِيعِ
فَقَدْ يُقْتَلُ الْإِنْسَانُ فِي مَعْرَكَةٍ شَهِيدًا فِي سَبِيلِ اللهِ
ثُمَّ تَأْكُلُ الْأَرْضُ جَسَدَهُ
وَلَيْسَ مَعْنَى ذَلِكَ أَنَّهُ لَمْ يَنَلِ الشَّهَادَةَ
لِأَنَّ الصِّدِّيقِيْنَ دَرَجَاتٌ وَالشُّهَادَاءَ أَيْضًا دَرَجَاتٌ
الْقَوْلُ الرَّاجِحُ فِي هَذِهِ الْمَسْأَلَةِ أَنَّ الْأَرْضَ لَا تَأْكُلُ
مَنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ
لَا تَأْكُلُ الْأَرْضُ أَجْسَادَهُمْ إِكْرَامًا لَهُمْ
وَبَقِيَّةُ الْمُؤْمِنِيْنِ تَأْكُلُ وَغَيْرُ الْمُؤْمِنِينَ أَيْضًا
بَقِيَّةُ الْبَشَرِ تَأْكُلُ الْأَرْضُ أَجْسَادَهُمْ
وَلَا يَبْقَى مِنْهَا إِلَّا عَجَبُ الذَّنَبِ
وَعَجَبُ الذَّنَبِ هُوَ آخِرُ الْعَمُودِ الْفَقْرِيِّ
الْمُسَمَّى بِالْعُصْعُصِ
وَهُوَ مَادَّةٌ يَعْنِي صَغِيرَةٌ جِدًّا
لَا تُرَى بِالْعَيْنِ الْمُجَرَّدَةِ
وَمِنْهَا يُرَكَّبُ الْخَلْقُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ














