Keutamaan ibadah shalat tidak diragukan lagi besarnya. Sebab ibadah shalat adalah rukun Islam yang kedua. Hal ini menjelaskan betapa pentingnya ibadah shalat. Sebagai seorang muslim tentunya kita menginginkan pahala shalat yang sempurna. Namun bagaimanakah caranya?
Allah ‘Azza wa Jalla memberikan kita semua kemampuan
puasa di siang hari dan salat di malam hari,
tapi kita harus tahu bahwa pahala manusia tidaklah sama,
karena sebagian orang pahalanya akan lebih besar daripada yang lain.
Dalam al-Musnad diriwayatkan secara sahih bahwa Nabi Ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sungguh ada seorang hamba yang mengerjakan salat,
tapi tidak mendapatkan (pahala) dari salatnya kecuali separuhnya, sepertiganya,
seperempatnya, seperlimanya, seperenamnya,
sepertujuhnya, seperdelapannya, sepersembilannya,
atau hanya sepersepuluhnya.”
Nabi Ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam menjelaskan
bahwa ada seseorang yang menegakkan kedua kakinya karena Allah ‘Azza wa Jalla,
dan pahalanya berlipatganda lebih banyak daripada orang di sampingnya,
yang terkadang bisa sampai sepuluh kali lipat.
Hal itu dikarenakan apa yang ada dalam hati seseorang,
berupa pengagungan dan keikhlasan kepada Allah ‘Azza wa Jalla,
serta perbuatan anggota badannya
yang mengikuti tuntunan Nabi Ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam.
***
كُلُّنَا أَنْعَمَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِ
بِصِيَامِ النَّهَارِ وَقِيَامِ اللَّيْلِ
وَلَكِنْ لِنَعْلَمَ أَنَّ النَّاسَ لَيْسُوا سَوَاءً فِي الْأَجْرِ
إِذْ بَعْضُ النَّاسِ يَكُونُ أَجْرُهُ أَعْظَمَ مِنْ بَعْضٍ
وَقَدْ ثَبَتَ فِي الْمُسْنَدِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
إِنَّ الْعَبْدَ لَيُصَلِّي
وَلَيْسَ لَهُ مِنْ صَلَاتِهِ إِلَّا نِصْفُهَا إِلَّا ثُلْثُهَا
إِلَّا رُبْعُهَا إِلَّا خُمْسُهَا إِلَّا سُدْسُهَا
إِلَّا سُبْعُهَا إِلَّا ثُمْنُهَا إِلَّا تُسْعُهَا
إِلَّا عُشْرُهَا
فَبَيَّنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَنَّ الرَّجُلَ يَسُدُّ قَدَمَيْهِ لِلهِ عَزَّ وَجَلَّ
وَيَكُونُ لَهُ… مِنَ الْأَجْرِ أَضْعَافًا مَا لِمُجَاوِرِهِ
وَقَدْ تَصِلُ أَضْعَافُهُ إِلَى عَشَرَةٍ
وَالسَّبَبُ فِي ذَلِكَ مَا وَقَرَ فِي قَلْبِ الْمَرْءِ
مِنْ تَعْظِيمِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَالْإِخْلَاصِ لَهُ
وَمَا جَرَى عَلَى جَوَارِحِهِ
مِنْ مُتَابَعَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ














