Azab Kubur: Percaya atau Tidak? – Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A

Azab Allah begitu dahsyatnya, demikian pula azab kubur tak kalah ngerinya. Seorang yang kafir akan ditampakkan pada pagi dan petang hari berupa gambaran Neraka di pelupuk matanya hingga ia berangan-angan, “Ya Allah, jangan pertemukan aku dengan Kiamat!” Alam barzah adalah dimensi lain yang kasat mata. Alam kubur adalah sinonim dari alam barzah, dua istilah yang sama maknanya. Kehidupan alam kubur menurut al-Qur’an menyuratkan tentang adzab kubur dan siksa kubur nyata adanya. Siksa kubur dalam al-Quran disebutkan dalam surat at Taubah: 101 dan surat Ghafir: 45-46. Berupa cerita siksa kubur yang dialami Fir’aun dan bala tentaranya. Dan disebutkan dalam hadits berupa kisah malam pertama di alam kubur yang begitu mendebarkan. Tahukah Anda tentang amalan penyelamat siksa kubur? Di antaranya disebutkan dalam doa tahiyat akhir (tahiyat awal dan akhir itu berbeda lafadznya sebagaimana masyhur dalam pembahasan fikih). Azab dalam kubur ialah sebuah fitnah yang tidak terelakkan. Itulah di antara gambaran dari perjalanan roh yang baru meninggal. Adakah siksa kubur? Siksa kubur, sekali lagi … adalah haq (benar adanya) dan video azab kubur yang Anda saksikan dalam media Youtube kurang mewakili hakekat sebenarnya. Maka solusi terbaik dalam hal ini ialah merujuk kembali kepada hadits-hadits Rasulullah. Bacaan doa ziarah kubur singkat sangat bermakna dan itu adalah salam ziarah kubur yang disyariatkan. Untuk apa berpanjang lebar dalam berdoa, jika itu jauh dari tuntunan! Sedkit di atas sunnah itu lebih baik daripada banyak (amalan) tapi di atas bid’ah!