Keutamaan Bersabar – Ustadz Ahmad MZ

Hadits tentang sabar dan ikhlas menunjukkan kepada kita bahwa kedua hal tersebut senantiasa berjalan beriringan. Artinya di dalam kesabaran membutuhkan keikhlasan. Hikmah sabar dalam Islam sebagaimana diungkap oleh Imam Ibnul Qayyim dalam Uddatush Shabirin, silahkan untuk disimak. Keutamaan bersabar terdapat dalam rangkaian kata mutiara sabar, seperti Allah bersama orang yang sabar. Yang mana mencocoki ayat, “Innallaha ma’as Shabiriin.” Sabar dalam Islam dijelaskan secara gamblang. Sabar adalah menahan (secara bahasa). Adapun secara istilah: sabar adalah meneguhkan diri dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, menahannya dari perbuatan maksiat kepada Allah, serta menjaganya dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah. Manfaat bersabar sungguh tidk bisa dihitung, arti kesabaran mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang tangguh dan mampu menyelami hakikat sabar. Memang sabar ada batasnya, oleh karena itu, Allah senantiasa perintahkan hamba-Nya untuk meminta tolong kepada-Nya melalui sabar dan sholat. Begitu pun hadits tentang sabar dan syukur mestilah demikian berbunyi (baca: sesuai makna yang tertuang). Cara melatih kesabaran menurut Islam dengan menempuh hal-hal yang disyariatkan seperti tidak berkeluh kesah terhadap keadaan. Ada pula hadits sabar dan pemaaf yang menganjurkan bagi pihak terzhalimi untuk bersabar dan memberikan maaf bagi orang yang menzhaliminya. Dalam hal ini ada ibrah dari kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam bersama saudaranya, dengan hikmah-Nya … Allah jadikan Yusuf mudah untuk memaafkan saudara-saudaranya. Demikian pula dalam kisah tersebut mengandungi ayat al Quran tentang sabar dan syukur; bagaimana Nabi Yusuf mengimplementasikan sabar dan syukur dalam kehidupannya. Sabar ini ujian, bukan sebatas lafadz atau mainan senda gurau layaknya generasi muda masa kini, sebab mereka sejatinya belum mengenal makna sabar dalam kehidupan. Sabar itu cahaya, oleh karenanya, barangsiapa menempuhnya maka ia akan bahagia, pernahkah Anda membaca, “Sabar Subur” atau “Sabar Mabrur” dan ucapan baik sejenisnya. Barakallahu fi kum.