Ceramah Agama Islam – Bukti Keimanan – Ustadz Zaid Susanto, Lc.

kita simak sebuah kisah dari Bilal bin Rabah,beliau adalah muadzinnya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. ketika awal masuk Islam, status beliau masih sebagai budak. Beliau disiksa ke tengah padang pasir dihari yang panas, disana diikat dan ditelentangkan, lalu punggungnya ditempelkan di pasir atau batu-batuan. kemudian di atas dadanya ditindihkan batu yang sangat besar. Lalu dipaksa untuk keluar dari agama Islam oleh majikannya Umayyah bin Khalaf, namun beliau hanya berucap “ahad…ahad…ahad”. Sampai datang Abu Bakar membebaskan Bilal bin Rabah.
Setelah berjalannya waktu dia masuk ke dalam Islam, rekan-rekannya pun penasaran, Mereka bertanya kepada Bilal bin Rabah “wahai bilal, kamu dulu itu bisa bertahan menghadapi siksaan yang sangat berat seperti itu”. apa kata Bilal bin Rabah “ketika disiksa itu aku berusaha mencampur antara manisnya iman yang ada di dalam hatiku dengan siksaan yang kurasakan, setiap aku merasa sakit aku kucuri dengan rasa manisnya iman, maka aku dapatkan rasa manisnya iman dibanding siksaan. Itulah kenapa aku bisa bersabar”.

orang yang telah merasakan manisnya Iman, dia akan bisa bertahan untuk melakukan ibadah dan menerima keputusan apapun dari Allah. dalam sebuah Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda telah merasakan manisnya,orang yang telah ridho Allah sebagai Rabb nya dan ridho nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai Nabinya dan ridho islam sebagai Agamanya berarti dia sudah merasakan manisnya.