Di antara kekeliruan yang banyak dilakukan di masyarakat yaitu langsung beranjak pergi seusai shalat. Padahal ada amalan istimewa yang hendaknya dikerjakan setelah menunaikan ibadah shalat. Amalan sunnah setelah shalat yang dimaksud adalah berdzikir.

Dia berkata, “Adakah dalil mengucapkan
‘Tiada Tuhan yang benar selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya,
hanya milik-Nya kekuasaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu’
setelah subuh sepuluh kali
tanpa berpindah dari tempat salatnya?”
Ini diriwayatkan dalam sebuah hadis yang tidak sahih.
Yang benar adalah ini termasuk dalam Zikir Pagi dan Petang,
bukan Zikir Setelah Salat.

***

يَقُولُ هَلْ وَرَدَ قَوْلُ
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ
لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
بَعْدَ الْفَجْرِ عَشْرَ مرَّاتٍ
مِنْ غَيْرِ أَن تُغَيَّرَ الْجِلْسَةُ فِي الصَّلَاةِ
رُوِيَ هَذَا فِي حَدِيثٍ لَا يَصِحُّ
الْمَحْفُوظُ أَنَّهَا مِنْ أَذْكَارِ الصَّبَاحِ وَالْمَسَاءِ
لَا مِنْ أَذْكَارِ الصَّلَاةِ