Setiap hari kita rela memeras keringat dari pagi sampai petang karena sadar betul ada banyak kebutuhan hidup yang harus segera dipenuhi. Namun anehnya, saat bicara tentang urusan hidayah, tidak sedikit dari kita yang justru terkesan pasrah dan berpangku tangan tanpa mau melangkah. Padahal, hidayah jauh lebih urgen dari sekadar makan dan minum.
Sebagian orang ketika dinasihati dalam suatu perkara sering kali menjawab, “Doakan saya agar mendapat hidayah,” atau berkata, “Semoga Allah memberi saya hidayah,” dan ucapan semisalnya. Kalimat ini tampak baik di permukaan, namun perlu dipahami bahwa hidayah bukanlah sesuatu yang datang begitu saja tanpa usaha dari seorang hamba.
Dalam Islam, hidayah merupakan buah dari kesungguhan seorang hamba dalam melawan dirinya sendiri. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam mencari keridaan-Nya akan diberikan petunjuk menuju jalan-jalan-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa hidayah memiliki sebab, dan di antara sebab terbesarnya adalah mujahadah, yaitu kesungguhan dalam menundukkan hawa nafsu.
Oleh karena itu, siapa saja yang benar-benar menginginkan hidayah hendaknya bersungguh-sungguh dalam memperbaiki diri. Ia berjuang untuk taat kepada Allah, serta berusaha menahan dirinya dari berbagai bentuk kemaksiatan. Dengan usaha tersebut, hidayah akan Allah berikan kepadanya, karena Allah Maha Adil, Maha Bijaksana, dan Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya.
Kesungguhan dalam meraih hidayah diwujudkan dengan menjalankan berbagai ketaatan. Di antaranya adalah menjaga salat berjamaah di masjid bagi laki-laki, serta bagi wanita menjaga salat pada waktunya. Selain itu, seorang hamba juga berusaha menunaikan seluruh kewajiban dan melengkapinya dengan amalan-amalan sunah, serta terus berupaya menjauhi segala bentuk maksiat.
Tidak dibenarkan seseorang berdalih dengan mengatakan, “Seandainya Allah memberi saya hidayah, tentu saya akan mendapat petunjuk.” Alasan semacam ini bukanlah hujah yang benar, melainkan bentuk sikap menghindar. Allah Ta’ala telah memperingatkan dalam Al-Qur’an agar tidak ada penyesalan di kemudian hari dengan alasan seperti itu, karena ayat-ayat-Nya telah datang sebagai petunjuk yang jelas bagi manusia.
Maka, jika seseorang benar-benar menginginkan hidayah, hendaklah ia menempuh jalan mujahadah. Ia memaksa dirinya untuk taat dan menahan dirinya dari kemaksiatan. Dengan kesungguhan tersebut, hidayah akan datang kepadanya. Inilah jalan yang telah Allah tetapkan, bahwa hidayah adalah buah dari kesungguhan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada-Nya.
#nasehatulama #hidayah #hawanafsu
*
MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE?
Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insya Allah LEBIH menenangkan hati!
INFO LENGKAP TENTANG PRODUKTIVITAS TIM YUFID:
Profil Yufid:
https://yufid.org/profil-yufid-network/
Donasi Dakwah untuk Operasional Yufid:
https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/
(https://yufid.org/donasi-untuk-yufid/)
DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE:
BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451
Paypal: [email protected]
NB:
Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer.
3 CHANNEL YUFID DI YOUTUBE:
YUFID.TV:
/ @yufid
(
/ @yufid )
YUFID EDU:
/ @yufidedu
(
/ @yufidedu )
YUFID KIDS:
/ @yufidkids
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU!
Fabebook:
/ yufid.tv
Instagram:
/ yufid.tv
Telegram: https://telegram.me/yufidtv
AUDIO KAJIAN
Website: https://kajian.net
Soundcloud:
/ kajiannet
YUK, DUKUNG YUFID.TV!
Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com
(Seluruh keuntungan YufidStore.com digunakan untuk operasional dakwah Yufid)














