Berkaitan dengan ibadah puasa, sahur merupakan amalan yang dianjurkan. Waktu sahur bukan sekedar untuk aktivitas menyantap makanan dan menikmati minuman. Waktu sahur juga dapat kita manfaatkan untuk berzikir dan membaca al-Qur’an.
Saudara kita bertanya, “Apakah beristighfar di waktu sahur
ataukah membaca al-Quran yang lebih utama?”
Aku katakan kepada Anda, bahwa para ulama Muẖaqqiq mengatakan,
bahwasanya jika seseorang mampu menggabungkan berbagai ibadah yang utama,
maka itu yang paling sempurna.
Ini dikemukakan oleh al-H̱āfiẓ al-ʿAllāmah Abul Faraj
Ibnu Rajab—semoga Allah merahmatinya— “Sang Tetangga Rumah Allah yang Suci.”
Beliau—semoga Allah merahmatinya—mengatakan, bahwa yang paling utama untuk dilakukan
di bulan Ramadan adalah dengan seseorang menggabungkan
antara (1) salat, (2) membaca al-Quran, (3) doa, dan (4) istighfar,
di mana salatnya akan mengumpulkan empat hal ini.
Oleh sebab itu, barang siapa mengerjakan salat, maka dia telah mengumpulkan empat ini.
Hendaknya dia memperlama berdirinya—inilah yang disebut Qunut—
dan memperpanjang rukuk dan sujudnya.
Rukuk adalah mengagungkan Allah ʿAzza wa Jalla,
dan sujud adalah doa kepada Allah al-Jabbār Jalla wa ʿAlā.
Inilah ibadah paling sempurna yang dikerjakan di hari-hari ini (Ramadan).
Namun, sebagian orang terkadang lelah membaca al-Quran,
atau payah untuk memperpanjang salat.
Jika demikian, hendaknya dia membaca dengan duduk,
atau berdoa, bagaimanapun keadaannya, dan lain sebagainya.
***
أَخُونَا يَقُولُ: هَلِ الْاِسْتِغْفَارُ فِي الْأَسْحَارِ
أَفْضَلُ أَمْ تِلَاوَةُ الْقُرْآنِ؟
قُلْتُ لَكَ أَنَّ الْمُحَقِّقِينَ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ يَقُولُونَ
إِنَّ الْمَرْءَ إِذَا جَمَعَ بَيْنَ الْعِبَادَاتِ الْفَاضِلَةِ
فَهُوَ الْأَتَمُّ
وَهَذَا جَمْعُ الْحَافِظِ الْعَلَّامَةِ أَبِي الْفَرَجِ
ابْنِ رَجَبٍ رَحِمَهُ الله تَعَالَى الْمُجَاوِرِ لِبَيْتِ اللهِ الْحَرَامِ
فَقَدْ ذَكَرَ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى أَنَّ الْأَفْضَلَ مِمَّا يُعْمَلُ
فِي شَهْرِ رَمَضَانَ أَنْ يَجْمَعَ الْمَرْءُ
الصَّلَاةَ وَالْقِرَاءَةَ وَالدُّعَاءَ وَالْاِسْتِغْفَارَ
فَتَكُونُ صَلَاتُهُ جَامِعَةً لِلْأَرْبَعِ
لِذَلِكَ مَنْ صَلَّى وَقَدْ جَمَعَ الْأَرْبَعَ
فَأَطَالَ الْقِيَامَ وَهُوَ الَّذِي يُسَمَّى الْقُنُوتَ
وَأَطَالَ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ
وَالرُّكُوعُ تَعْظِيمُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ
وَالسُّجُودُ دُعَاءُ الْجَبَّارِ جَلَّ وَعَلَا
فَإِنَّ هَذَا هُوَ أَتَمُّ مَا يُفْعَلُ فِي هَذِهِ الْأَيَّامِ
وَلَكِنَّ بَعْضَ النَّاسِ قَدْ يَتْعَبُ مِنَ الْقِرَاءَةِ
أَمْ يَتْعَبُ مِنْ طُولِ الْقِيَامِ
فَحِيْنَئِذٍ يَجْلِسُ وَيَقْرَأُ جَالِسًا
أَوْ يَدْعُو عَلَى هَيْئَتِهِ وَنَحوِ ذَلِكَ














