Qolbun Salim – Ustadz Maududi Abdullah, Lc.

Qolbun salim atau hati yang selamat didamba oleh setiap muslim. Menyelami hadits tentang hati, kita ketemukan pelbagai hati manusia; hati yang selamat, hati yang sakit, dan hati yang mati. Penyakit hati menurut Islam disebutkan sebagai benalu yang semestinya segera diobati. Fungsi hati dalam Islam sebagaimana tertera dalam hadits, “Apabila ia baik, maka baik seluruhnya dan apabila ia jelek, maka jelek seluruhnya. Itulah hati.”

Demikianpula ayat tentang hati manusia, manusia bukanlah orang suci, ia hanya berdoa dan berusaha, sedangkan hasilnya diserahkan kepada Allah. Memiliki qolbun salim, bukanlah angan semata. Qolbun salim artinya hati yang sehat, bebas dari segala kesyirikan, kebid’ahan, dan kemaksiatan. Dan di antara doa qolbun salim yang kita minta ialah Ya Muqollibal qulub Tsabit Qolbii ‘ala diinik. Semoga Allah anugerahkan qalbun salim kepada setiap muslim di manapun berada.

Hati menurut Al Quran diibaratkan layaknya tanah; ada yang mampu menyerap air, mampu menyerap tapi langsung bablas, dan ada yang kering kerontang. Hati yang selamat ialah hati yang tunduk dengan syariat Allah Ta’ala. Hati yang selamat ialah yang jauh dari segala penyakit hati. Salah satu pengertian penyakit hati dalam Islam yaitu hati yang tidak mampu mengenal yang baik dan yang buruk.

Cara menghilangkan penyakit hati dengan mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahaya penyakit hati dalam Islam selalu dijabarkan dalam rangka menjadi pengingat kaum muslimin, sebab peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang beriman. Tahukah Anda terkait pengertian dosa besar yang ma’ruf? Kesemuanya dapat diketahui dari hadits tentang dosa besar. Bahasan kali ini erat kaitannya dengan tazkiyatun nafs. Mengenal Dzikir mensucikan hati, mampu menjadi penawar luka, penawar bagi hati yang membutuhkan obat untuk menguatkannya.