Lucu … Salah Prioritas – Ustadz Dr. Sofyan Baswedan, Lc., M.A. – 5 Menit yang Menginspirasi
Tanggung jawab orang tua terhadap anak sangat besar dan dari video ini, kami ingin Anda berkaca. Judul ini bukan untuk ditertawakan, melainkan bahan renungan: Mengapa banyak orang Lucu … Salah Prioritas; ia terbalik mengutamakan dunia daripada akhirat, ia tukar yang kekal dengan yang fana! Inilah tanggung jawab orang tua yang semestinya diperbaiki; tanggung jawab dalam mendidik keluarga.
Sedikit diuraikan tentang rezeki jaminan Allah, karena sebagian manusia menganggap bahwa rezeki itu dengan cara diupayakan sendiri dan tidak ada sangkut pautnya dengan ketentuan Allah. Maka jika demikian, ia telah salah memahami terhadap rezeki itu jaminan Allah. Dalam bahasan kali ini, masih ada kaitannya dengan perintah Shalat. Sebagai orang tua yang baik sebaiknya mempunyai agenda berupa mengajari anak-anaknya; ajari anak shalat sejak dini. Hal ini selaras dengan perintah shalat dalam AlQuran.
Shalat adalah tiang agama dan shalat dalam Islam mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala. Kedudukan shalat dalam Islam sebagaimana diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu, dia mengatakan bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Islam dibangun atas lima (perkara): Kesaksian bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, haji ke baitullah, dan puasa Ramadhan.” Dari hadits tersebut, umat Islam mengetahui akan pentingnya shalat.
Shalat bukanlah rutinitas tanpa makna, seseorang yang mempelajari fikih memahami pentingnya shalat dalam kehidupan akan berupa memperbagus shalatnya, ia tidak akan membiarkannya menjadi shalat yang nilainya kurang. Dan disinggung dalam pembahasan ini seputar anak adalah investasi akhirat. Orang tua yang mengajari anakanya / ajari anak shalat, maka ia telah bersesuaian dengan makna hadits yang menyebutkan perintahkan anakmu untuk shalat, “Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun.”
Dan pada video ini mengandung faidah dari hadits tentang pemimpin yang menyebutkan bahwa setiap kalian adalah pemimpin (setiap manusia adalah pemimpin), ia bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Ustadz Sofyan Baswedan hafizahullah menjelaskan tentang ilmu dunia dari sisi hakikat dan menjelaskan ilmu syariat dari sisi hakikat pula. Sungguh, ilmu syar’i lebih layak untuk diperjuangkan.














