Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Sebagai seorang muslim tentu kita memiliki mushaf al-Qur’an. Namun sudahkah kita merutinkan membaca al-Qur’an? Banyak di antara kaum muslimin yang melupakan al-Qur’an. Bahkan al-Qur’annya diletakkan di mana, ia pun tidak ingat.

Saudara-saudara, orang yang tidak punya wirid membaca al-Quran (yaitu dia tidak merutinkan membaca al-Quran setiap hari),
adalah orang yang telah menghalangi dirinya dari sebab-sebab kebaikan.
Dan apabila kamu bertanya kepadanya, “Mengapa kamu tidak punya wirid membaca al-Quran setiap hari?”
Ia akan menjawab,
Akibat kesibukan yang begitu banyak dan tidak ada habisnya.
Allahu Akbar!
Bagaimana kamu lebih mengutamakan kesibukan-kesibukan itu …
daripada keridhaan Allah Tuhan semesta alam, …
… dan bermunajat kepada Tuhan semesta alam, …
… serta membaca firman Allah Tuhan semesta alam?!
Bagaimana kamu lebih mengutamakan kesibukan-kesibukan itu, padahal mayoritasnya begitu melelahkan hati dan jiwa, …
… daripada sesuatu yang menjadi sebab ketentraman, kelapangan, kebahagiaan, dan ketenangan?!
Namun, itu semua akibat anggapan-anggapan keliru yang ada di pikiran sebagian orang,
dan juga kelalaian,
dan ketidakpedulian,
serta ketidaktahuan terhadap derajat amalan-amalan.
Karena, jika tidak demikian, apakah ada hal yang setara dengan firman Allah ‘Azza wa Jalla?
Saudaraku! Jika kamu tidak memiliki wirid membaca al-Quran, maka kamu dalam bahaya, dan hatimu juga dalam bahaya!
Renungkanlah baik-baik firman Allah ‘Azza wa Jalla ini!
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kebenaran yang telah turun (kepada mereka)? …
… dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan al-Kitab kepada mereka, kemudian berlalu masa yang panjang atas mereka, …
… sehingga hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. …
… Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi, sesudah matinya. …
… Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepada kalian ayat-ayat (Kami) supaya kalian memikirkannya. (QS. Al-Hadid: 16 – 17)”

***

مَنْ لَا يَكُونُ لَهُ وِرْدٌ مِنْ كِتَابِ اللهِ يَا إِخْوَانُ
حَرَمَ نَفْسَهُ مِنْ أَسْبَابِ الْخَيْرِ
وَتَسْأَلُهُ لِمَا لَا يَكُونُ لَكَ كُلَّ يَوْمٍ وِرْدٌ مِنْ كِتَابِ اللهِ؟
فَيَقُولُ
الْمَشَاغِلُ الْكَثِيرَةُ الَّتِي مَا تَنْتَهِي
اللهُ أَكْبَرُ
كَيْفَ تُقَدِّمُ هَذِهِ الْمَشَاغِلَ
عَلَى مَرْضَاةِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
وَمُنَاجَاةِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
وَتِلَاوَةِ كَلَامِ رَبِّ الْعَالَمِينَ؟
كَيْفَ تُقَدِّمُ هَذِهِ الْمَشَاغِلَ وَعَامَّتُهَا مَشَاغِلُ مُتْعِبَةٌ لِلْقَلْبِ وَلِلنَّفْسِ
عَلَى مَا هُوَ سَبَبُ الطُّمَأْنِينَةِ وَالسَّعَةِ وَالسَّعَادَةِ وَالرَّاحَةِ
لَكِنَّهَا الْمَفَاهِيْمُ الْمَغْلُوْطَةُ فِي أَذْهَانِ بَعْضِ النَّاسِ
وَالتَقْصِيرُ
وَالْإِهْمَالُ
وَعَدَمُ مَعْرِفَةِ مَقَادِيرِ الْأَعْمَالِ
وَإِلَّا فَهَلْ شَيْءٌ يُدَانِي كَلَامَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ
أَخِي إِنْ لَمْ يَكُنْ لَكَ وِرْدٌ مِنْ كِتَابِ اللهِ كُنْتَ عَلَى خَطَرٍ وَقَلْبُكَ عَلَى خَطَرٍ
وَتَأَمَّلْ قَوْلَ رَبِّنَا عَزَّ وَجَلَّ
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ
وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ
فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ
اعْلَمُوا أَنَّ اللهَ يُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا
قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ